Instagram Luncur Fitur Blend, Tersedia Melalui Sistem Undangan
Instagram meluncurkan Blend, fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat Reels khusus dan personal untuk dibagikan bersama teman-teman.
Mantan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief (tengah) bergegas saat akan menjalani proses rehabilitasi di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta, Rabu (6/3/2019)./Antara-Aprillio Akbar
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief, mengklarifikasi pernyataannya yang menyebut Anies Baswedan bakal masuk penjara.
Ucapan itu muncul dalam sebuah video yang di dalamnya Andi Arief menyebut Puan Maharani, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo dalam agenda Pemilu 2024.
Dalam cuitannya di akun Twitter @Andiarief__, Andi Arief mengatakan bahwa video tersebut dibuat untuk internal bukan disebarluaskan.
“Sehubungan dengan beredarnya video wawancara saya, mohon untuk tidak dikutip. Pertama, itu buat internal. Kedua, ada beberapa bagian yang dipotong dan bisa membuat salah paham,” cuit Andi Arief di akun twitter miliknya @Andiarief__, Senin (26/9/2022).
Sebelumnya, Andi Arief menyebut adanya dua pasang calon presiden yang akan bertarung di Pemilu 2024. Selain itu, dalam video tersebut Andi juga menyenggol mengenai Gubernur DKI Jakarta yang tidak akan maju ke Pemilihan Predisden (Pilpres) 2024 karena akan masuk penjara.
“Kenapa dua calon Pak Presiden [Jokowi]? Kan Ada Anies ada Ganjar. 'Oh, Anies kan sebentar lagi masuk penjara. Terus partai-partai lain di KIB apa segala, kalau tidak nurut tinggal masuk penjara aja gitu'. Jahat bukan?" kata dia dalam video yang beredar luas di berbagai platform.
BACA JUGA: Puan Vs Ganjar Memanas, Celeng Vs Banteng Disusul Dewan Kopral Vs Dewan Kolonel
Selain itu, Andi juga menyebut Puan Maharani akan disokong oleh partainya saat ini yaitu PDIP untuk menjadikan calon presiden yang akan bertarung di Pilpres 2024.
“Kalau sekarang misalkan yang disiapkan Puan Maharani. Lah kan semua orang berani melawan Puan Maharani. Tapi kalau ditangkap-tangkapin, pimpinan partainya diancam ya itu yang tidak boleh. Oh ya kalau PDIP menawarkan Puan Maharani, hanya satu yang bisa membuat Puan Maharani menang, semua ditangkap saja. Ya itu kan?" ujar Andi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Instagram meluncurkan Blend, fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat Reels khusus dan personal untuk dibagikan bersama teman-teman.
X resmi membatasi akun gratis dengan kuota posting, balasan, dan DM harian yang jauh lebih ketat dibanding sebelumnya.
Kemendikdasmen menyiapkan perubahan TKA SD dan SMP, termasuk penyederhanaan ujian serta penambahan mapel IPA dan Bahasa Inggris.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Tur reuni Oasis membuat kekayaan Noel dan Liam Gallagher melonjak hingga Rp7,6 triliun dan masuk daftar musisi terkaya Inggris.
Aturan terbaru PPPK mengubah skema karier ASN kontrak, mulai dari pensiun, kenaikan gaji berkala, hingga peluang jabatan tinggi.