10 Kota Terbaik di Dunia 2026 Versi Oxford Economics, New York Masih Nomor 1
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Panitia penyembelihan hewan kurban di Musala Nurul Huda Banguntapan pada Selasa (20/7/2021) mengenakan apron, masker hingga sarung tangan lateks untuk mendukung proses selama penyembelihan. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SEMARANG — Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Agus Wariyanto mengklaim jika wilayahnya mengalami surplus hewan kurban sebanyak 26.620 ekor pada Iduladha tahun ini.
"Data kami, provinsi ini surplus 26.620 ekor, dari potensi hewan kurban di Jawa Tengah mencapai 399.302 ekor, sedangkan kebutuhan kurban 372.682 ekor," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (23/6/2022).
Oleh karena itu, warga Jateng diimbau tidak khawatir terkait persediaan hewan kurban.
"Untuk jumlah hewan kurban cukup. Sesuai data kami surplus sekitar 26 ribu sekian, dari kebutuhan sekitar 370 ribu sekian (sediaan) ada sekitar 400 ribu," ujarnya.
Terkait dengan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Disnak Keswan Jateng terus berupaya menyehatkan kembali ternak yang terindikasi PMK.
Ia mengungkapkan, tercatat pada Rabu (22/6/2022) ternak yang terduga mengalami gejala PMK sejumlah 23.487 ekor, sebanyak 300 ekor diantaranya dinyatakan positif PMK setelah melalui uji medis.
Dari jumlah ternak terduga PMK, sebanyak 20.254 ekor mendapatkan pengobatan dan melalui prosedur itu 4.949 ekor dinyatakan membaik, sisa kasus 18.163 ekor, dipotong 259 ekor, dan mati 116 ekor.
Berdasarkan Fatwa MUI, lanjut dia, ada dua jenis sapi yang terkena PMK yakni tergolong berat dan ringan.
"Kalau yang ringan masih bisa dijadikan hewan kurban dan sah. Nah kalau yang berat sampai lempoh (lumpuh), kukunya copot itu tidak bisa," katanya.
Mengenai adanya penutupan sejumlah pasar hewan di daerah-daerah guna mengantisipasi penyebaran wabah PMK, Agus menyebut hal itu menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
Kendati demikian, ia menggarisbawahi, penutupan pasar hewan menjadi upaya mencegah penyebaran transmisi PMK, tapi hal itu harus diikuti dengan penjagaan lalu lintas hewan ternak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.