New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Cacar monyet atau monkeypox disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui hewan ke manusia atau zoonosis./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Wabah cacar monyet dikabarkan merebak di beberapa negara Eropa. Jika sebelumnya penyakit ini kerap terjadi di Afrika barat dan tengah, kini kasus Cacar Monyet atau Monkeypox ini dilaporkan telah terjadi di Inggris, Portugal, hingga Spanyol.
Cacar monyet biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Penyakit ini dibarengi dengan gejala yang berlangsung selama 2 hingga 4 minggu. Kendati demikian, dalam beberapa waktu terakhir, rasio kasus kematian akibat penyakit ini telah menembus angka sekitar 3-6 persen.
Monkeypox atau cacar monyet ditularkan ke manusia melalui kontak dengan orang atau hewan yang terinfeksi, serta kontak dengan benda yang terkontaminasi virus.
Sementara penularan virus cacar monyet antar manusia ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak dekat dengan lesi, cairan tubuh, tetesan pernapasan, dan bahan yang terkontaminasi seperti tempat tidur.
Cacar monyet biasanya muncul secara klinis dengan demam, ruam dan pembengkakan kelenjar getah bening dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi medis lainnya.
Masa inkubasi atau interval dari infeksi hingga timbulnya gejala cacar monyet juga biasanya terjadi mulai dari 6 hingga 13 hari.
1. Periode invasi, biasanya berlangsung dalam – hingga 5 hari yang ditandai dengan demam, sakit kepala hebat, nyeri punggung, mialgia (nyeri otot), asthenia yang hebat (kekurangan energi) dan limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening).
Limfadenopati adalah ciri khas cacar monyet yang awalnya mungkin tampak serupa (cacar air, campak, cacar)
2. Periode erupsi kulit, biasanya dimulai dalam 1-3 hari setelah munculnya demam. Umumnya, ruam pada cacar monyet cenderung lebih terkonsentrasi di bagian wajah dan badan.
Dikutip dari WHO, penyakit ini mempengaruhi wajah di sekitar 95% kasus, dan telapak tangan dan telapak kaki dalam 75 persen kasus.
Tak hanya pada kulit, gejala cacar monyet juga dapat terjadi di bagian selaput lendir mulut yang ditemukan di 70 persen kasus, alat kelamin 30 persen kasus, dan konjungtiva 20 persen kasus.
Meningkatkan kesadaran akan faktor risiko dan mendidik masyarakat tentang langkah-langkah yang dapat mereka ambil untuk mengurangi paparan virus adalah strategi pencegahan utama cacar monyet.
Berdasarkan penelitian observasional, vaksinasi terhadap cacar dapat secara efektif mencegah penyakit ini hingga 85 persen efektif. Jadi, vaksinasi cacar sebelumnya dapat menyebabkan penyakit yang lebih ringan.
Selain itu, mengingat penyakit ini ditularkan melalui melalui kontak dekat dengan lesi, cairan tubuh hingga pernapasan, penerapan protokol kesehatan secara disiplin dapat menjadi salah satu tindakan preventif terbaik untuk melindungi tubuh dari wabah yang disebabkan oleh virus dalam genus Orthopoxvirus dari keluarga Poxviridae ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Wacana pendidikan gratis Prabowo hingga PTN membutuhkan anggaran dan skema jelas, termasuk untuk PTS serta daerah 3T.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.