Kabur Seusai Gagal Menculik di Sukoharjo, Pelaku Tabrak 8 Orang
Pelarian pelaku penculikan di Sukoharjo berujung tabrak lari delapan korban hingga Solo. Tiga pelaku ditangkap di lokasi berbeda.
Massa aksi dari Aiansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mulai memasuki lokasi demonstrasi di Jalan Gatot Subroto depan Gedung DPR/MPR pada Senin (11/4/2022) sekitar pukul 13.30 WiB. JIBI/Bisnis- Indra Gunawan
Harianjogja.com, SOLO — Menyikapi sejumlah isu nasional, sekitar 700-1.000 mahasiswa dari berbagai kampus di Soloraya akan menggelar aksi demo di Solo pada Kamis (14/4/2022) besok.
Hal tersebut dituturkan langsung oleh Kordinator BEM Soloraya Widi Adi Nugroho pada Selasa (12/4/2022) siang.
“Untuk BEM Soloraya akan turun insya Allah pada 14 April 2022. Tapi tempat dan waktunya baru kami tentukan nanti malam. Kemarin baru tanggalnya saja. Perkiraan peserta aksi 700-1.000 mahasiswa gabungan BEM dari banyak kampus,” ucapnya.
Dikatakan, total terdapat 40 BEM yang tergabung dalam BEM Soloraya. Akan tetapi, menurut Widi, tidak semua BEM kampus akan mengirimkan perwakilannya dalam unjuk rasa hari Kamis besok.
“Total Soloraya BEM ada 40, tapi yang ikut paling sekitar 20,” katanya.
BACA JUGA: Pesan Mendalam, Akademisi: Calon Rektor UGM Harus Sudah Selesai dengan Dirinya
Adapun isu yang diusung mahasiswa dalam aksi demo besar-besaran di Solo itu, Widi menyebut, di antaranya mendesak pemerintah untuk menstabilkan harga minyak goreng dan kebutuhan pokok, menuntut pengkajian ulang kenaikan harga BBM dan mendesak pemerintah untuk menjamin ketersediaannya, serta tuntutan agar pemerintah mengkaji ulang UU IKN atau Ibu Kota Negara Baru.
Sementara itu, untuk isu jabatan presiden tiga periode, menurut Widi, tidak diangkat. Pasalnya, sudah ada kepastian dari pemerintah menyoal pelaksanaan Pemilu 2024 pada 14 Februari.
“Kalau isu tiga periode tidak kami angkat soalnya sudah jelas Pemilu 2024 pada 14 Februari. Jadi kami tidak ambil isu tersebut,” kata Widi.
Terpisah, terkait rencana aksi demo mahasiswa pada 14 April 2022 di Solo, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyatakan belum menerima surat pemberitahuan dari BEM. Namun, ia menyatakan Polri akan hadir sebagai representasi negara dalam aksi itu.
“Sampai saat ini kami belum terima pemberitahuan rencana aksi [14 April 2022]. Intinya Polri akan hadir sebagai representasi negara. Antisipasi kami untuk mengamankan sesuai amanat UU, secara humanis, profesional dan akuntabel,” ucapnya.
Di sisi lain, belum ada informasi apakah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan ikut demo mahasiswa pada 14 April besok atau tidak. Sebelumnya, putra sulung Presiden Jokowi itu meminta dirinya dikabari jika ada aksi demo, khususnya tentang tuntutannya menolak perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.
“Kabari saya kalau ada demo, tak melu menolak,” tulisnya melalui pesan WhatsApp di grup wartawan Solo, Selasa (12/4/2022) siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Cara memperbaiki genteng bocor sesuai penyebabnya, mulai dari genteng retak hingga bubungan atap agar hasil lebih awet dan tahan lama.
BGN mengevaluasi 63 juta data penerima MBG dan memprioritaskan daerah berisiko stunting tinggi sesuai arahan Presiden Prabowo.
Polda Metro Jaya menerima laporan PWI Pusat terhadap Hotman Paris terkait dugaan penghinaan profesi wartawan. Penyidik mulai mendalami laporan.
Prabowo memaparkan 10 pesan utama dalam Sidang Kabinet Paripurna, mulai kebocoran ekonomi, MBG, Danantara hingga digitalisasi birokrasi.
Polres Bantul menyita 219 botol miras dari 11 lokasi dalam operasi KRYD. Sejumlah terduga penjual diamankan untuk proses hukum.