Warung Makan Tak Perlu Tutup saat Puasa, tapi ...

Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari Selasa, 29 Maret 2022 14:57 WIB
Warung Makan Tak Perlu Tutup saat Puasa, tapi ...

Seorang pria duduk di deretan warung kaki lima yang tutup menyusul sepinya pengunjung akibat pandemi COVID-19 di Jakarta, Kamis (2/4/2020). Minimnya aktivitas perkantoran di Jakarta akibat pandemi COVID-19 membuat sejumlah pedagang warung kaki lima memilih untuk menutup dagangannya dan mudik ke kampung halaman./ANTARA FOTO-Akbar Nugroho Gumay

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat Cholil Nafis menyatakan warung makan tidak perlu tutup di siang hari saat bulan puasa. Tapi  dia mengimbau warung-warung tersebut tidak memamerkan makanan jualannya.

Mengutip akun twitternya, dia menyebutkan langkah itu agar tidak menutup hajat orang lain. Tapi juga tidak menodai bulan Ramadhan.

"Warung tak usah ditutup jualannya, tapi makannya jangan dipamerkan kepada orang yang sedang berpuasa. Yang puasa jangan menutup hajat orang lain tapi yang tak puasa jangan menodai bulan Ramadhan. Ayo saling tenggang rasa dan saling menghormati," tulisnya di akun twitternya.

Seperti diketahui, dalam beberapa hari lagi, umat muslim tanah air akan segera menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Baca juga: Cara Mudah Mencari Resep Masakan untuk Sahur & Buka Puasa

BACA JUGA

Selama ramadhan, umat muslim diwajibkan tidak makan dan minum sejak fajar hingga terbenam matahari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online