Kasus ISPA Tembus 151.000, Kemenkes Kerahkan 1.898 Nakes
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2021). Rapat tersebut membahas tentang dukungan pemerintah terhadap pengembangan vaksin Merah Putih dan vaksin Nusantara./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berharap masyarakat tidak mudah diadu domba di tengah pembahasan panas publik terkait dengan pemecatan Terawan Agus Putranto oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Penyebabnya, dia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan dalam transisi pandemi menuju endemi di Indonesia.
"Masih banyak pekerjaan rumah pascapandemi ini," ujarnya dalam konferensi pers virtual Dinamika Profesi Kedokteran, Senin (28/3/2022).
Budi menilai bahwa kelemahan masyarakat Tanah Air adalah mudah diadu domba, padahal bila menilik modal sosial dengan jumlah masyakat yang besar, bila dilakukan kerja sama dengan baik bisa menghasilkan hal luar biasa.
"Kita belajar dari sejarah. Salah satu kelemahan bangsa kita adalah mudah diadu domba, mudah disulut, mudah emosi sehingga lupa bersama-sama sebagai saudara, padahal kalau kita bekerja sama dengan modal sosial yang kita miliki sebagai bangsa, akan luar biasa," tuturnya.
BACA JUGA: Hujan dan Angin Kencang, Pohon Hingga Tembok Roboh di Sleman
Dia menjelaskan, kerja sama yang dimaksud dalam hal ini seperti bersama-sama agar bisa keluar dari pandemi. Maka dari itu, daripada berkutat pada sebuah masalah lebih baik didiskusikan agar energi bisa dikerahkan untuk kemajuan bangsa.
"Sekarang saatnya fokuskan energi, waktu, dan perhatian kita untuk membangun sistem kesehatan yang lebih baik demi generasi selanjutnya," ujarnya.
Sekadar informasi, rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) untuk memecat permanen Terawan Agus Putranto dari keanggotaan IDI sampai ke telinga Budi Gunadi Sadikin.
Oleh sebab itu, Budi memastikan akan membantu memediasi kedua belah pihak.
"Kemenkes akan membantu proses mediasi antara IDI dan anggotanya agar komunikasinya baik sehingga situasinya kondusif. Dan kita bisa kembali menyalurkan energi, waktu, dan dedikasi untuk membangun masyarakat yang lebih baik," katanya.
Budi mengatakan, saat ini kementeriannya tengah mengupayakan agar komunikasi yang terjalin antara IDI dan dokter Terawan baik agar para dokter bisa kembali fokus dalam menangani pandemi dan masalah kesehatan lainnya.
"Saya yang mengharapkan komunikasi, diskusi, hubungan antara IDI dan seluruh anggotanya bisa terjalin dengan baik," katanya.
Untuk diketahui, MKEK merekomendasikan pemecatan permanen Terawan dari keanggotaan IDI pada Muktamar XXXI IDI di Banda Aceh 23—25 Maret 2022.
Pada tahun 2018, MKEK juga merekomendasikan pemecatan sementara Terawan untuk pembinaan terkait praktik pengobatan cuci otak yang dia perkenalkan. Namun, rekomendasi ini tidak dilaksanakan oleh PB IDI yang kala itu dipimpin oleh Prof Ilham Oetama Marsis.
Dalam rekomendasi MKEK terbaru, ada 3 poin yang disampaikan, yaitu:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137