Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Picard dan Wright Mons/NASA
Harianjogja.com, JAKARTA – Tak hanya di Bumi, di luar angkasa sana rupanya terdapat pula gunung. Para ilmuwan NASA mengidentifikasi, ada dua gunung di permukaan Pluto yang menjulang hampir 6,5 km ke atmosfer.
Uniknya, para ilmuwan meyakini bahwa bukan lava yang terkandung dalam gunung tersebut. Alih-alih, ia justru memuntahkan es sebagai "pengganti" lelehan batu pijar.
Berkaitan dengan itu, berikut beberapa gunung lain yang tak kalah unik di luar angkasa.
Kedua puncak gunung ini ditemukan oleh para ilmuwan yang menganalisis gambar Pluto, yang diambil dari Pesawat Luar Angkasa New Horizons NASA pada Juli 2015 saat terbang melewati planet kerdil es.
Di puncak masing-masing gunung ini terdapat kawah pusat yang dipercaya ilmuwan NASA sebagai kriovolkano (cryovolcano) atau sering disebut gunung es. Ia adalah jenis gunung berapi yang meletus volatil seperti air, amonia, atau metana ke lingkungan yang ekstrim pada atau di bawah titik beku mereka.
Gunung yang menjulang setinggi 25 km, kira-kira tiga kali tinggi Gunung Everest, ini berada di atas permukaan Mars dan membentang seluas negara bagian Arizona. Olympus Mons adalah gunung terbesar di tata surya yang masih aktif dan dapat meletus kapan saja.
Para ilmuwan percaya bahwa puncak gunung tertinggi di Venus ini diselimuti salju metalik yang terdiri dari timbal dan bismut sulfida. Dihipotesiskan, logam berat diluncurkan ke atmosfer melalui letusan gunung berapi dan kemudian terkondensasi menjadi salju di ketinggian, seperti di Maxwell Montes.
Bulan dua warna Saturnus yang mana berwarna hitam dan putih memiliki sejumlah keunikan tersendiri. Salah satunya ialah adanya rangkaian gunung setinggi sekitar 10 km yang membentang di sepanjang ekuatornya.
Secara informal, rangkaian gunung tersebut dikenal sebagai Pegunungan Voyageur. Beberapa ilmuwan percaya, punggungan khatulistiwa bisa menjadi sisa-sisa bentuk oblate bulan, sedangkan sebagian ilmuan lain meyakini itu adalah hasil dari cincin runtuh yang digunakan untuk mengorbitnya.
Sekitar 3,8 hingga 3,9 miliar tahun lalu, sebuah benda berbatu yang diperkirakan berdiameter setidaknya 100 km menabrak Merkurius dan membentuk salah satu kawah tumbukan terbesar di tata surya, yakni Caloris Basin.
Kekuatan tumbukan tersebut kemudian menciptakan pegunungan setinggi 1-2 km, yakni Caloris Montes yang mengelilingi kawah selebar 1.550 km, dengan barisan pegunungan terbentang sejauh 1.000 kilometer dari dinding kawah dalam lingkaran konsentris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.