Roadmap Indonesia-Thailand Fokus Politik hingga Investasi
Indonesia dan Thailand menyepakati Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 untuk memperkuat kerja sama politik, keamanan, ekonomi, dan investasi.
Santri Pondok Pesantren Baitul Mustofa, Kedung tungkul, Mojosongo, Solo mengikuti Tadarusan dengan penerangan Senthir (lampu minyak) di halaman pondok, Senin (27/5/2020). Selain berharap Lailatul Qadar kegiatan tersebut juga untuk melatih kepekaan para santri dalam membaca kitab suci Al-Quran./JIBI-Solopos-Dok.
Harianjogja.com, JAKARTA--Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen (Purn) Syafruddin mengatakan 65% pemeluk Islam di Indonesia masih kesulitan untuk melantunkan ayat Al-Qur\'an. Dia menyebutkan, saat ini hanya 35% orang Islam yang bisa baca Al-Qur\'an di Indonesia.
"Jadi kalau 223 juta itu penduduk Indonesia adalah beragama Islam. Sebanyak 65 persennya, umat Islam Indonesia tidak bisa membaca Al-Qur\'an dan buta secara umum," ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (23/1/2022).
Dia mengatakan, saat ini penting bagi setiap elemen masyarakat, pemerintah, dan seluruh pihak untuk mengentaskan buta huruf Al-Quran di Indonesia.
Oleh sebab itu, salah satu strategi yang dipilih olehnya adalah mendirikan Yayasan Indonesia Damai Mengaji bersama sejumlah kelompok pemuda Islam dengan tujuan untuk mengentaskan buta huruf Al-Qur\'an.
"Kami dan tim kelompok pemuda Islam mendirikan foundation yang namanya Yayasan Indonesia Damai Mengaji. Saya ketuanya, sedangkan ketua dewan pembinanya Imam besar Prof Nasaruddin," ujarnya.
Syafruddin mengungkapkan Yayasan Indonesia Damai Mengaji telah melakukan sejumlah hal guna mengentaskan buta huruf Al-Qur\'an secara umum di Indonesia. Dia melanjutkan untuk hal kedua yang dilakukan pihak yayasan, yakni membuat masif rumah untuk membaca dan belajar Al-Qur\'an.
"Setidaknya ada dua kegiatan yayasan yang aktif. Pertama, mencetak Al-Quran sebanyak-banyaknya. Bahkan saya tiga bulan lalu di Makassar meresmikan rumah mengaji di dalam gang sempit, yang mana muridnya adalah 150 bekas preman dan semua bertato dan semua sudah hafal juz Al-Qur\'an. Jadi itulah yang kami perjuangkan," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Indonesia dan Thailand menyepakati Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 untuk memperkuat kerja sama politik, keamanan, ekonomi, dan investasi.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.