Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Foto ilustrasi. /Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, SOLO--Transportasi kereta api dari Solo menuju Bandara Adi Soemarmo akan semakin lancar.
Peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan rel layang Simpang Joglo, Banjarsari, Solo, Sabtu (8/1/2022) berlangsung lancar. Groundbreaking ditandai dengan penyalaan tombol sirine oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
“Hari ini saya bahagia, bahwa satu titik bagaimana kita akan akan mengoneksikan beberapa kota di Jawa Tengah ini dimulai dan diharapkan ini akan terurai. Solo adalah titik yang menghubungkan beberapa kota yaitu Klaten, Madiun, Karanganyar, tentunya yang ada di Surakarta. Tak ada batas provinsi tapi itu harus dilakukan,” ujar Menhub dalam sambutannya di acara groundbreaking rel layang Joglo tersebut.
Budi menambahkan Kemenhub mendapatkan perintah atau narasi dari Presiden Jokowi bahwa konektivitas dan kepadatan lalu lintas harus di-manage dengan baik. Oleh karena itu, jalur kereta api yang menghubungkan Solo-Bandara Adi Soemarmo akan dikoneksikan dengan Klaten dan Madiun.
Dia menjelaskan selama kini waktu tunggu atau headway yang terjadi di simpang Joglo saat kereta api melintas cukup panjang mencapai lebih dari 30 menit. Dengan adanya rel layang dan juga akan dibangun underpass, pihaknya berharap dapat memangkas headway menjadi kurang dari 15 menit.
Diberitakan Solopos.com-jaringan Harianjogja.com sebelumnya, PT Wijaya Karya (Persero) atau Wika menjadi pemenang tender proyek pembangunan rel layang Joglo, Solo, tahap I yang dimulai dengan peletakan batu pertama pada Sabtu hari ini.
Nilai anggaran proyek yang bertujuan mengatasi kemacetan di simpang tujuh palang Joglo, Banjarsari, Solo, itu mencapai hampir Rp1 triliun, tepatnya Rp980 miliar dengan beberapa tahap pengerjaan. Setelah peletakan batu pertama, PT Wijaya Karya akan langsung bekerja menggarap proyek tahap I dengan nilai anggaran sekitar Rp280 miliar dan ditargetkan rampung pada tahun ini juga.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jateng, Putu Sumarjaya, seusai sosialisasi yang digelar di Balai Tawangarum Kompleks Balai Kota Solo, Selasa (4/1/2022), mengatakan bahan pembuangan rel layang itu didominasi baja. menurutnya, rel layang Joglo yang memiliki bentang panjang 134 meter itu dirancang untuk menjadi ikon Kota Solo.
“Anggaran total Rp980 miliar yang terdiri dari beberapa paket, di antaranya struktur, kemudian elevated rail, dan non-elevated, serta pembangunan jembatan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.