Bakal Ada Tilang Elektronik di Jalan Tol
Penerapan ETLE di jalan tol ini dilakukan untuk mendukung penindakan kendaraan yang melakukan pelanggaran over load dan over speed, dengan melakukan integrasi sistem ETLE dengan sistem di jalan tol.
Sejumlah kendaraan melintas di tol Bogor Outer Ring Road (BORR) di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/1/2020)./ ANTARA - Arif Firmansyah
Harianjogja.com, JAKARTA-Total panjang jalan tol yang telah beroperasi di seluruh Indonesia hingga akhir 2021 mencapai 2.489,2 kilometer (Km). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) PUPR Basuki Hadimuljono terus melanjutkan pembangunan sejumlah proyek jalan tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 56/2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
“Kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (1/1/2022).
Hingga November 2021, tercatat panjang ruas tol yang sudah beroperasi mencapai 2.457 km. Total tersebut merupakan akumulasi dari ruas tol yang tuntas dan dioperasikan pada periode 1978-2014 sepanjang 795 km, periode 2015-2019 sepanjang 1.298 km, dan tahun 2020 sepanjang 246 km.
Baca juga: Epidemiolog: Indonesia Mulai Masuk Fase Endemi pada 2022
Pada Januari 2021 hingga November 2021 sepanjang 122,9 km telah mulai beroperasi, dan pada Desember 2021 direncanakan sepanjang 32,2 km akan beroperasi, sehingga total jalan tol yang telah beroperasi di seluruh Indonesia pada akhir 2021 beroperasi sepanjang 2.489,2 km.
Selama Januari hingga November 2021, ada 10 ruas tol baru yang selesai sepanjang 122,9 km yaitu tol Bogor Ring Road seksi 3A sepanjang 2,9 km, tol Kayu Agung-Palembang-Betung seksi 1 tahap 1B sepanjang 8,2 km, tol Sigli-Banda Aceh seksi 3 sepanjang 16 km.
Lalu ruas tol Medan-Binjai seksi 1A sepanjang 4,2 km, tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 14,2 km, tol Serpong – Cinere Seksi 1 sepanjang 6,5 km, tol Cibitung–Cilincing Seksi 1 sepanjang 2,7 km, tol Balikpapan–Samarinda Seksi 1 dan 5 sepanjang 32,4 km, Enam ruas Tol DKI seksi A sepanjang 9,3 km, dan tol Serang-Panimbang Seksi 1 sepanjang 26,5 km.
Sisanya sebanyak tiga ruas tol sepanjang 32,2 km yang ditargetkan tuntas akhir Desember 2021 terdiri dari ruas Manado – Bitung Seksi 2B (13,5 km), Sigli-Banda Aceh Seksi 2 (6,4 km), dan Binjai – Langsa segmen Binjai - Stabat (12,3 km).
"Sehingga total panjang jalan tol yang mulai dioperasikan pada tahun 2021 sepanjang 155,1 km," ucapnya.
Selanjutnya, pada tahun 2022-2024 direncanakan sepanjang 1.010,8 km beroperasi yaitu pada tahun 2022 sepanjang 421,8 km, tahun 2023 sepanjang 338,1 km, dan tahun 2024 sepanjang 250,8 km.
"Ditargetkan jalan tol yang beroperasi di Indonesia pada tahun 2024 sepanjang 3.500 km," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Penerapan ETLE di jalan tol ini dilakukan untuk mendukung penindakan kendaraan yang melakukan pelanggaran over load dan over speed, dengan melakukan integrasi sistem ETLE dengan sistem di jalan tol.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.
PSBS Biak vs Arema FC berakhir 2-4 di babak pertama. Trio Brasil tampil ganas, ini jalannya laga dan susunan pemain.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.