Jelang Iduladha, Stok Hewan Kurban Berlebih: Harga Diprediksi Stabil
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno-Hatta. /Soetta
Harianjogja.com, JAKARTA — Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mengalami banjir yang menggenangi Loading Dock Terminal.
Berdasarkan foto dan video yang tersebar luas di berbagai media sosial, terjadi hujan deras sejak Senin, 20 Desember 2021 siang yang menyebabkan area terbatas Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta terendam banjir.
Banjir terlihat menggenangi jalan, area parkir Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan, terdapat video yang menggambarkan petugas kebersihan sedang berusaha mengeringkan air di lobi Terminal 3.
Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi mengatakan, banjir tersebut disebabkan adanya genangan di loading dock Terminal 3 Internasional.
"Ini diduga karena debit air di saluran utama [saluran induk] meninggi, sehingga buangan air menjadi lambat," katanya melalui pernyataan tertulisnya, dikutip Selasa (22/12/2021).
Lebih lanjut, Holik menyampaikan saat ini PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) tengah menginvestigasi faktor yang menyebabkan saluran air utama meninggi.
Dia mengatakan, AP II saat kejadian tersebut terjadi langsung melakukan pemeriksaan lingkungan sekitar bandara untuk memastikan keandalan saluran air.
Dia menambahkan, meskipun terdapat hujan dengan intensitas tinggi, tetapi operasional bandara dan penerbangan tetap berjalan baik.
Bahkan, dampak dari hujan dengan intensitas tinggi ini adalah terjadinya genangan air di area terbatas yakni area bongkar muat barang atau loading dock di Terminal 3 Internasional.
“Layanan kepada penumpang tidak terganggu, di mana genangan air sekitar 40 cm terjadi di area loading dock yang merupakan area terendah di Terminal 3 Internasional, dan genangan air tersebut sudah surut dalam waktu 25 sampai 30 menit setelah dilakukan penyedotan dengan mobile pump berkapasitas empat ribu liter per menit," katanya.
Dia pun menjelaskan, area loading dock di Bandara Soekarno-Hatta merupakan area terbatas, di mana hanya dapat diakses oleh orang yang telah mendapat perizinan sehingga tidak dilalui oleh penumpang atau pengunjung bandara.
"Melalui penanganan yang cepat dan kolaborasi berbagai pihak, saat ini tidak ada lagi titik air di Bandara Soekarno-Hatta. Operasional bandara termasuk pelayanan kepada penumpang secara umum tidak mengalami gangguan," tutur Holik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi