Prabowo Targetkan 34 Waste to Energy Beroperasi 2 Tahun
Prabowo bangun 34 proyek waste to energy 2026 senilai US$3,5 miliar untuk atasi krisis sampah dan overkapasitas TPA.
Antrian vaksinasi Covid-19 di AS/ Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan hingga hari ini, Sabtu (4/12/2021) belum ada kematian yang dilaporkan dari varian B.1.1.529 atau Omicron, dan virus itu sudah merebak di 38 negara.
Dikutip dari The Guardian, varian Omicron telah terdeteksi setidaknya di 38 negara. Amerika Serikat (AS) dan Australia menjadi negara terbaru yang mengonfirmasi kasus varian yang ditularkan secara lokal, karena infeksi Omicron mendorong total kasus Afrika Selatan melewati angka 3 juta kasus.
Pimpinan teknis Covid-19 WHO Maria Van Kerkhove, mengatakan organisasi tersebut memang melihat tingkat pertumbuhan yang meningkat dengan laporan tentang omicron telah terdeteksi di 38 negara di enam wilayah WHO.
“Ada anggapan bahwa ada peningkatan penularan, yang perlu kita pahami adalah apakah itu lebih atau kurang menular dibandingkan dengan Delta,” katanya, dikutip Sabtu (4/12/2021).
Sementara, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO Mike Ryan, mengatakan, bahwa varian baru dari Virus Corona tersebut memang menular secara efisien.
“Dan kami melihat itu sebelumnya dengan Delta. Jadi sekali lagi, ada hal-hal tertentu [dari tingkat penyebaran] yang tidak perlu kita herankan,” kata Ryan.
Dia menjelaskan, bahwa Omicron memiliki sekitar 30 mutasi pada protein spike, yang merupakan mekanisme yang digunakan untuk mengikat sel manusia. Beberapa dari mutasi ini terkait dengan penularan yang lebih tinggi dan kemampuan untuk lolos dari perlindungan kekebalan, menurut WHO.
Omicron juga dikaitkan dengan kemampuan substansial untuk menginfeksi ulang orang yang sudah pernah terdampak Covid-19, dibandingkan dengan varian virus sebelumnya.
Namun, ahli epidemiologi Van Kerkhove mengatakan masih terlalu dini untuk memahami tingkat keparahan penyakit yang disebabkan oleh Omicron. Laporan awal gejala ringan dalam beberapa kasus pertama yang diidentifikasi didasarkan pada sekelompok mahasiswa yang cenderung lebih muda dan mengalami gejala yang lebih ringan daripada orang dewasa yang lebih tua, katanya.
“Ada laporan awal bahwa itu cenderung lebih ringan, tapi ini terlalu cepat. Setiap orang yang terinfeksi SARS-CoV-2 apapun variannya akan selalu dimulai dengan penyakit ringan. Jadi, mungkin itu akan berhenti di sana dengan penyakit ringan, beberapa orang tentu saja tanpa gejala, tetapi mungkin berhenti dengan penyakit ringan atau mungkin perlu waktu,” kata Van Kerkhove.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Prabowo bangun 34 proyek waste to energy 2026 senilai US$3,5 miliar untuk atasi krisis sampah dan overkapasitas TPA.
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY pastikan stok hewan kurban aman jelang Iduladha 1447 H, harga terkendali dan inflasi tetap stabil.
Borneo FC hancurkan Malut United 7-1 di laga terakhir Liga 1 2026, namun Persib tetap juara karena unggul head to head.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.