IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Ilustrasi razia/Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JAKARTA – Mabes Polri merespons video viral polisi yang memalak sopir truk pengangkut durian.
Polri kini tengah mendalami video beredar di media sosial (medsos) yang memperlihatkan anggota polisi yang diduga meminta durian sebagai ganti denda tilang.
"Video itu masih kita dalami, kita belum tau lokasinya dimana. Nanti kita sampaikan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2021).
Pihaknya juga akan memberikan sanksi tegas apabila terdapat anggota polisi yang terbukti melanggar aturan. Pasalnya, pimpinan di Korps Bhayangkara tak akan melindungi anggota kepolisian yang bermasalah.
"Oknum anggota Polri yang melakukan kesalahan akan ditindak. Jelas ya. Nanti kita sampaikan setelah ditelusuri," ujar Ramadhan. Pemberian sanksi, kata Ramadhan, akan mengacu pada ketentuan perundang-undangan ataupun aturan lain yang berlaku di organisasi tanpa melihat pangkat dari pelanggar.
BACA JUGA: Tersangka Pembunuhan Perempuan di Jakal Ternyata Anak-Anak, Korban Diperkosa Sebelum Tewas
"Setiap anggota Polri yang melakukan pelanggaran dia akan mendapat risiko hukuman sesuai perbuatan. Apakah itu hukuman pidana, pelanggaran disiplin atau kode etik. Tidak melihat pangkatnya," tandasnya. Sekadar diketahui, peristiwa yang diduga aksi polisi tengah memalak sopir truk pengangkut duren viral di media sosial beberapa hari terakhir. Salah satunya, diunggah oleh akun Twitter @penikmatko_pi pada Sabtu 27 November.
Cuplikan video itu berisi gambar rekaman dari arah spion mobil yang memperlihatkan truk sedang diberhentikan oleh polisi. Terlihat, salah seorang kemudian memanjat bak truk untuk mengambil durian. Setelah diambilkan, petugas itu pergi.
"Posisi gowo duren dijaluk i, ko pak, duren e. (Posisi bawa durian, dimintai. Itu duriannya). Posisi saya bawa durian tapi dimintain, nggak ditilang, nggak diapain," ucap sopir yang merekam video.
Artikel ini telah tayang di Okezone berjudul "Viral Video Polisi Minta Duren untuk Ganti Tilang, Ini Reaksi Mabes Polri".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.