Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
FocusGroup Discussion (FGD) Problematika Kemiskinan di DIY antara Data, Fakta dan Usaha Pemda,dalam rangka menyusun Pokok-pokok Pikiran DPRD DIY, Rabu (24/11/2021). /dprd-diy.go
Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah daerah produktif dengan beragam sumber daya alam didorong untuk dapat membantu mengentaskan kemiskinan DIY melalui program pemberdayaan masyarakat. Hal itu terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) Problematika Kemiskinan di DIY antara Data, Fakta dan Usaha Pemda, dalam rangka menyusun Pokok-pokok Pikiran DPRD DIY, Rabu (24/11/2021).
Wakil Ketua DPRD DIY huda Tri Yudiana menyatakan FGD tersebut menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dengan harapan bisa memberikan masukan untuk menangani kemiskinan di DIY. Mengingat kemiskinan DIY kembali naik akibat pandemi Covid-19.
BACA JUGA : Angka Kemiskinan di Jogja Melonjak Melebihi Rata-Rata
“Harapannya melalui pertemuan ini bisa menghasilkan pokok-pokok pikiran yang kritis mengenai bagaimana cara menyelesaikan permasalahan kemiskinan di DIY. Terutama mendorong daerah-daerah untuk memaksimalkan sumber dayanya dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Koordinator Tenaga Ahli Fraksi DPRD DIY Arif Noor Hartanto dalam kesempatan itu menjelaskan angka kemiskinan tergolong tinggi di DIY adalah Kulonprogo dan Gunungkidul. Arif menilai kedua daerah itu sebenarnya bisa segera bebas dari predikat penyumbang angka kemiskinan tertinggi di DIY. Karena memiliki sumber daya yang tergolong banyak. Oleh karena itu, ke depan perlu dimaksimalkan melalui pemberdayaan masyarakat.
“Sebenanrnya sangat disayangkandaerah produktif seperti Kulonprogo dan Gunungkidul menjadi 2 daerah penyumbang kemiskinan terbanyak di DIY. Padahal seharusnya mampu mengurangi angka kemiskinan di daerahnya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, melalui pemberdayaan masyarakat,” katanya.
BACA JUGA : Begini Strategi Pemkot Jogja Kurangi Kemiskinan
Peneliti Ahli Utama B2P3KS Kemensos RI Istiana Hermawati menyatakan sebelum pandemi Covid-19 angka kemiskinan DIY sudah mulai perlahan menurun. Namun kembali naik akibat pandemi Covid-19, bahkan peningkatan itu terjadi sekitar 65.000 orang. Pada 2020 total pendudukn miskin menjadi 27,55 juta orang.
“Butuh kerja sama semua pihak, baik dari pusat, provinsi dan kabupaten kota untuk menyelaraskan program pengentasan kemiskinan. Kemensos telah berupaya untuk mengentaskan angka kemiskinan di DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Hasil Belgia vs Prancis berakhir 0-1. Michael Olise mencetak gol menit ke-88 dan membawa Les Bleus ke puncak Grup A1.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 hari ini menghadirkan Thailand vs Vietnam. Simak jam pertandingan dan persaingan Grup B.
Joan Mir meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini pada MotoGP 2027. Ia mengaku sempat berharap Honda kembali kompetitif.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.