Penjualan Mitsubishi Triton Anjlok, Apakah Dampak Pasokan Semikonduktor?
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kendaraan kabin ganda keluaran Mitsubishi pada Juni hanya terjual 9 unit.
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDIP Adian Napitupulu - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu mengatakan ada yang berusaha mengadu domba PDIP dengan Menteri BUMN Erick Thohir menyangkut berbagai isu yang diduga terkait dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Salah satu yang terbaru adalah upaya adu domba dengan sekelompok orang menamakan dirinya Relawan Kawan Erick, yang berunjuk rasa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Mereka meminta agar KPK memeriksa petinggi PDIP dari Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto hingga Puan Maharani, Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR.
Adian mengatakan bahwa dirinya langsung datang ke Menteri Erick Thohir untuk mengklarifikasi isu tersebut.
“Kemarin saya sudah tanya langsung hal itu ke Erick Thohir. Dengan tegas Erick Thohir menjawab bahwa dia tidak kenal orang orang tersebut. Bahkan Erick secara tegas menyampaikan bahwa dia mempersilahkan siapapun pihak yang merasa di rugikan oleh kelompok itu untuk memproses secara hukum,” kata Adian melalui pesan instan, Selasa (16/11/2021).
Adian menjelaskan bahwa Erick juga menyampaikan pola adu domba seperti itu akan merusak proses demokratisasi yang saat ini sedang berjalan.
Ketika ditanya apakah kampanye hitam demikian dipicu oleh persaingan menuju pilpres 2024, Adian menjawab bahwa pihaknya belum memikirkan pilpres.
BACA JUGA: Jokowi Kenakan Outfit Rp3,7 Juta Karya Anak Bangsa di Sirkuit Mandalika, Ini Rinciannya
Dia menuturkan sesuai perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, seluruh jajaran partai diminta fokus turun ke rakyat dan membantu pemerintahan Jokowi-Maruf Amin khususnya dalam penanaganan pandemi covid-19 serta penanganan bencana akibat fenomena La Nina.
“Jadi saya tidak terlalu pusing apakah itu berkaitan dengan pilpres atau ada kepentingan lain. Tapi bagi saya mau apapun kepentingannya, mengadu domba tetap bukan hal yang bisa dibenarkan,” ujarnya.
Adian memastikan sejumlah advokat saat ini sedang mempelajari teknis pernyataan sikap Kawan Erick tersebut. Hal ini sekaligus sebagai upaya pihaknya menindaklanjuti kampanye hitam melalui demonstrasi ke KPK tersebut.
“Beberapa teman lawyer sedang memeriksa unsur-unsur pidana mana yang terpenuhi. Tapi semua opsi hingga saat ini masih di analisa kemungkinannya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kendaraan kabin ganda keluaran Mitsubishi pada Juni hanya terjual 9 unit.
Simak cara menyalakan genset saat listrik padam dengan aman agar terhindar dari korsleting dan kerusakan mesin.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Cek jadwal terbaru KRL Jogja–Solo 23 Mei 2026. Berangkat tiap jam, tarif Rp8.000, rute Tugu–Palur lengkap.
Timnas Indonesia umumkan 44 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2026. Cek daftar lengkap skuad vs Oman dan Mozambik.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.