China Bersiap Pimpin BRICS 2027, Xi Jinping Ajukan 4 Usulan
China siap mengambil alih keketuaan BRICS pada 2027. Xi Jinping mengajukan empat usulan untuk memperkuat kerja sama Selatan Global.
Gus Muwafiq dalam pertemuan Asparagus di Jogja. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA–Sejumlah kiai dan kerabat kiai bertemu dalam perhelatan Aspirasi Lora dan Gus (Asparagus) di rumah Gus Muwafiq Sleman, Senin (8/11/2021) malam. Menariknya dalam pertemuan yang didominasi kalangan Nahdlatul Ulama ini juga dihadiri oleh Sahabat Ganjar yang tak lain adalah komunitas pendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Dalam silaturahmi tajuk Meneguhkan Pesantren NU Sebagai Payung Ummat & NKRI ini diikuti Asparagus dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY hingga Bali. Hadir dalam pertemuan ini di antaranya Wagub Jateng Gus Yasin, Gus Khayat Pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Alif Baa Mantrianom, Bawang, Banjarnegara , KH Masruri Abdul Mughni, cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah, KH Solachul Aam Wahib Wahab atau Gus Aam, serta ratusan gus dan lora yang merupakan kerabat kiai NU.
Gus Muwafiq dalam kesempatan itu mengatakan, pertemuan ini dilakukan karena situasi bangsa dan negara saat ini butuh masukan dari kalangan santri, kyai dan para gus. Khususnya situasi menjelang perhelatan Muktamar ke-34 NU yang akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 Desember 2021. “Jadi ini situasi bangsa dan negara, situasi yang memang harus dibicarakan terkait masalah kekinian. Nah yang lebih mendesak dan lebih krusial adalah situasi di mana santri, kyai dan para gus sudah mempersiapkan perhelatan besar namanya Muktamar NU,” kata Gus Muwafiq.
Acara seperti ini diharapkan bisa menjadi wahana dalam memberikan sumbangsih dalam mengatasi masalah bangsa. Untuk itulah pada Gus berkumpul dan nantinya akan menghasilkan keputusan-keputusan. “Doakan semoga keputusan ini akan menjadi yang terbaik untuk agama bangsa dan negara,” kata Gus Muwafiq.
Harapan yang sama juga disampaikan Pengasuh Ponpes Tanbihul Ghofilin-Alif Baa Banjarnegara, Gus Khayat optimistis akan ada ulama terpilih yang akan mengayomi masyarakat Indonesia dan bermanfaat untuk bangsa Indonesia. Semoga pertemuan Asparagus ini bisa mendapatkan keputusan untuk kemajuan bangsa khususnya bagi pesantren, NU dan para Gus di masa mendatang. “Semoga pada acara Asparagus pada malam hari ini akan mendapatkan keputusan-keputusan yang tentunya untuk Bangsa dan Negara Indonesia,” katanya.
Ketua Umum DPP Sahabat Ganjar Jaka Saptana mengatakan silaturahmi dan pertemuan ini, menjadi media komunikasi yang baik antara Sahabat Ganjar dengan para Gus yang tergabung dengan Asparagus di seluruh Indonesia. “Harapan kami, dalam setiap kegiatan akan mendapatkan dukungan,” katanya.
Sahabat Ganjar berharap keputusan apa yang dihasilkan dari pertemuan Asparagus kali ini dapat mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih baik lagi ke depan. Karena berbagai masukan dari para kiai sangat bermanfaat untuk bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : inews
China siap mengambil alih keketuaan BRICS pada 2027. Xi Jinping mengajukan empat usulan untuk memperkuat kerja sama Selatan Global.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.
Warga Wirobrajan didorong mengolah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Bank Sampah Wira Peni kini memiliki 90 anggota.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Jusuf Kalla mendorong operasi aparat diiringi pendekatan persuasif dan damai.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mengingatkan masyarakat agar mewaspadai tawaran pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, hingga judi online.
BPPTKG mencatat 47 guguran lava dan ratusan gempa Gunung Merapi sepekan. Status tetap Siaga, warga diminta waspada lahar dan APG.