Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Diskusi penghayat kepercayaan. /Ist
Harianjogja.com, JAKARTA--Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbudristek berupaya memperkuat organisasi penghayat kepercayaan. Kemendikbud menemukan indikasi terjadinya penurunan jumlah organisasi penghayat kepercayaan di Indonesia.
Penguatan kali ini menyasar organisasi penghayat kepercayaan Palang Putih Urip Nusantara, Kejawen Urip Sejati di Onggosoro, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (9/11/2021). Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kemendikbudristek Sjamsul Hadi menjelaskan penguatan pelu dilakukan karena ia menemukan adanya penurunan jumlah organisasi penghayat kepercayaan.
BACA JUGA : Penghayat Kepercayaan Sebut Pancasila Belum Menjadi
Penyebab penurunan tersebut sangat beragam. Antara lain masih dikelola secara natural dan apa adanya, selain itu tanpa sistem pengorganisasian yang solid, tidak ada regenerasi kepemimpinan. Kemuidan mereka semata-mata bertumpu pada figur, serta kurangnya sarana dan prasarana.
“Lemahnya pengorganisasian berdampak pada kiprah dan peran organisasi Kepercayaan di tengah masyarakat. Sebagai organisasi yang berbasis pada nilai-nilai kebaikan yang bersumber dari ajaran leluhur, sejatinya dapat berkontribusi atau berperan dalam kehidupan masyarakat melalui aktualisasi nilai-nilai Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” kata Sjamsul dalam rilisnya, Selasa (9/11/2021).
Ia mengatakan dalam kegiatan penguatan itu digelar pula dialog dengan para penghayat kepercayaan. Hal itu untuk mendengar masukan dan masalah yang dialaminya terutama dalam bermasyarakat. Sjamsul memastikan pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas para penghayat kepercayaan terutama organisasi Palang Putih Nusantara Kejawen Urip Sejati.
BACA JUGA : Stigma, Alasan Banyak Penghayat Kepercayaan Enggan
“Kami mendorong semua program yang ada khususnya kegiatan pemberdayaan pemuda dan perempuan penghayat. Mengenal dan menerapkan kembali unggah ungguh dan tata krama,” katanya.
Sjamsul menegaskan penghayat kepercayaan merupakan bagian integral dari bangsa Indonesia. Selain turut memberikan kontribusi dalam pembentukan negara, dinamika sosialnya juga mewarnai kemajemukan yang jadi kekayaaan budaya Indonesia. “Pelestari budaya spiritual bangsa, ekspresi spiritualitas Penghayat Kepercayaan ini dijamin oleh konstitusi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.