Ditanya soal Ratusan Ribu Kematian akibat Covid-19, Jokowi Menjawab Begini

Nindya Aldila
Nindya Aldila Senin, 01 November 2021 01:27 WIB
Ditanya soal Ratusan Ribu Kematian akibat Covid-19, Jokowi Menjawab Begini

Presiden Joko Widodo/BPMI Setpres-Lukas

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengakui belum baiknya fasilitas kesehatan di Indonesia menjadi faktor utama tingginya kematian akibat Covid-19 saat puncak kasus pada Juli 2021.

"Memang saat itu rumah sakit kita dan fasilitas kesehatan kita penuh dan tidak mampu menampung. Saat itulah terjadi kematian yang sangat banyak. Menurut saya fasilitas kesehatan kita yang belum baik," ujarnya saat wawancara dengan BBC yang diunggah di Youtube pada Jumat (29/10/2021).

Indonesia mencatatkan gelombang Covid-19 terparah pada Juli 2021, di mana kasus harian dapat mencapai 56.000 dan 2.000 orang meninggal per harinya.

Jokowi berjanji akan memperbaiki bidang kesehatan, terutama pada fasilitas kesehatan dan pembangunan SDM yang lebih merata antara Jawa dan luar Jawa.

"Indonesia memiliki 17.000 pulau, 514 kabupaten dan kota. Sangat luas sekali, sehingga perbedaan fasilitas kesehatan masih belum baik ini," tambahnya.

Pembangunan ICU, kelengkapan alat kesehatan, serta ketersediaan dokter dan tenaga kesehatan di seluruh daerah menjadi unsur utama reformasi kesehatan, menurut Presiden. Jokowi mengatakan pembangunan akan dimulai tahun depan.

Saat ini Kementerian Kesehatan mencatat kasus kumulatif di Indonesia telah mencapai 4,2 juta per 30 Oktober. Adapun, total kematian akibat Covid-19 mencapai 143.388 jiwa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online