Sepekan, Dua Kader Golkar Terjaring OTT. KPK Berpolitik?

Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto Rabu, 20 Oktober 2021 13:37 WIB
Sepekan, Dua Kader Golkar Terjaring OTT. KPK Berpolitik?

Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin./Instagram @dodirezaalexnoerdin

Harianjogja.com, JAKARTA — Hanya dalam waktu sepekan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan dua kali operasi tangkap tangan (OTT). Dalam dua OTT berbeda, dua kader Partai Golkar terjaring.

Dua kader Golkar itu yakni Bupati Kuansing Andi Putra dan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin. Meski demikian, KPK menegaskan tak berpolitik. Menurut KPK OTT yang dilakukan lembaga antirasuah tak ada kaitannya dengan parpol tertentu.

"Kalau kemudian menyangkut dengan partai politik atau hubungan dengan politik, tentu KPK tidak berpolitik," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers, dikutip Rabu (20/10/2021).

Lili mengatakan pihaknya mempunyai bukti dalam menangkap dan menetapkan Dodi dan Andi sebagai tersangka. Bukti itu yang digunakan KPK untuk meringkus Dodi dan Andi. "Kami melihat ini kasusnya ya murni hukum," ujar Lili.

Sebelumnya, KPK menangkap Dodi pada 15 Oktober 2021 sementara Andi pada 18 Oktober 2021. Dodi ditetapkan sebagai tersangka suap proyek infrastruktur.

BACA JUGA

Sementara itu, Andi ditangkap KPK terkait kasu suap izin hak guna usaha (HGU) sawit.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online