Motor Listrik Berpotensi Lebih Hemat Rp500.000 per Bulan dari Motor Konvensional
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memberikan paparan dalam acara pelepasan tim Jelajah Investasi Jabar Jateng 2021, Selasa (31/8/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan sukarelawan yang mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 bernama Seknas Ganjar Indonesia (SGI) bukanlah kader PDIP.
Seknas Ganjar Indonesia (SGI) sebelumnya mengumumkan untuk mendukung politikus PDIP Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. Walau sebagian adalah kader PDIP, pengurus pusat tidak menganggap kehadiran mereka sebagai anggota.
“Mereka bukan kader partai. [Kalau] Ganjar kader partai yang serius bekerja sebagai gubernur,” kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021).
Andreas menjelaskan apabila sukarelawan merupakan kader PDIP, ada keterkaitan dengan disiplin partai. Tapi jika bukan, hal tersebut bebas-bebas saja.
“Ini negara demokrasi orang bebas mengekspresikan pendapatnya selama tidak bertentangan hukum perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.
Menurut Andreas, merupakan hal yang wajar apabila ada relawan yang mendukung salah satu tokoh, termasuk itu adalah kader PDIP.
“Ada juga relawan yang mendeklarasikan Mbak Puan [Ketua DPP PDIP dan juga Ketua DPR],” ucapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa penetapan calon presiden dan wakil presiden dari kader DPIP diserahkan sepenuhnya pada hasil Kongres V PDIP. Di situ, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang mendapat mandat untuk menetapkannya.
“Apa yang terjadi sama dengan tahun 2014 dan 2019 yang lalu, dimana Ibu Megawati Soekarnoputri menetapkan Pak Jokowi sesuai dengan mandat kongres partai, dan terbukti beliau hadir sebagai pemimpin yang telah lama dipersiapkan dan mampu memikul tanggung jawab sebagai pemimpin bangsa,” katanya melalui pesan instan kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).
Hasto meminta semua pihak untuk bersabar dan menahan diri, sebab fokus utama partainya saat ini adalah penanganan pasca pandemi dalam memikul tanggungjawab terhadap 270 juta rakyat Indonesia.
“Terkait pencalonan capres dan cawapres, semuanya agar bersabar. Fokus utama PDIP terletak pada kualitas pemimpin untuk mampu memikul tanggung jawab yang begitu besar bagi masa depan lebih dari 270 juta rakyat Indonesia,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.
Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran, kolom abu 1.000 meter, status tetap Level III Siaga.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.