Rupiah Melemah, 74 Persen Warga Indonesia Mengaku Terdampak
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS berdampak luas ke masyarakat. Survei Indopol ungkap 74% warga terdampak, pemerintah naikkan BI Rate jadi 5,5%.
Kaesang Pangarep/Instagram @kaesangp
Harianjogja.com, JAKARTA —Bisnis keluarga Presiden Joko Widodo belakangan dibeberkan oleh Kaesang Pangarep.
Kaesang Pangarep menceritakan bahwa dirinya kini yang bertanggung jawab atas bisnis keluarga setelah kakaknya, Gibran Rakabuming Raka mengikuti jejak ayahnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) terjun ke dunia politik menjadi Wali Kota Solo.
“Bisnis [keluarga] tetap jalan, dulu ‘dilungsurin’ ke mas Gibran terus dari mas Gibran ke saya sekarang yang furnitur itu, saya yang tanggung jawab sekarang,” kata Kaesang kepada Deddy Corbuzier, dikutip dari YouTube Dedy Corbuzier, Selasa (21/9/2021).
Kaesang juga memastikan bahwa Jokowi telah melepas kepemilikannya terhadap bisnis keluarga dan bahkan saat ini sudah tidak ikut campur di dalamnya.
Menurutnya, baik ayah maupun kakaknya, ketika telah menjabat sebagai kepala negara dan kepala daerah, harus fokus pada tugas dan kewajibannya sehingga bisnis yang sebelumnya digeluti harus ditinggalkan.
BACA JUGA: Kasus Covid di DIY Melandai, Rumah Sakit Mulai Geser Bed
“Secara peraturan setahu saya tidak boleh [mengurus bisnis saat menjabat presiden atau kepala daerah],” kata Kaesang.
Adapun, Jokowi memiliki pabrik mebel sebelum menjabat sebagai Presiden RI. Dikutip dari Wikipedia, setelah lulus pada 1985, Jokowi pernah bekerja di BUMN PT Kertas Kraft Aceh, dan ditempatkan di area Hutan Pinus Merkusii di Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah.
Namun, karena merasa tidak betah, Jokowi pulang ke kampung halamannya, Solo dan memutuskan untuk berbisnis di bidang kayu.
Pada 1988, Jokowi membuka usaha sendiri dengan nama CV Rakabu, yang diambil dari nama anak pertamanya yang kini menjadi PT Rakabu Sejahtera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Saleh Husin berharap Menkeu Suahasil Nazara mengedepankan kebijakan fiskal pro-growth dan mendengar kebutuhan dunia usaha serta industri.
Banggar DPR menyebut anggaran kebencanaan naik menjadi Rp1,1 triliun dari Rp494 miliar. Dana siap pakai bencana juga disiapkan Rp5 triliun.
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB, layanan digital, roaming, serta benefit tambahan dalam satu paket.
Imigrasi Yogyakarta mendeportasi WNA Iran dan Islandia karena pelanggaran. WNA Islandia juga dikenai penangkalan selama 10 tahun.
Polresta Sleman menetapkan MNH sebagai tersangka kasus kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. Polisi masih memburu keberadaannya.