Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun memeriksa kendaraan saat apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Candi 2021 digelar di halaman Mako Polres Magelang, Senin (20/9/2021). /Ist-dok Polres Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG – Kepolisian Resor (Polres) Magelang menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Candi 2021 digelar di halaman Mako Polres Magelang, Senin (20/9/2021). Operasi tersebut dalam rangka meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan ketertiban berlalulintas.
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengungkapkan saat ini permasalahan di bidang lalulintas berkembang dengan cepat dan dinamis. Terlebih saat ini pemerintah memberikan kelonggaran untuk aktivitas masyarakat namun dengan syarat vaksinasi Covid-19. “Untuk itu dalam melaksanakan kegiatan ini tetap harus mempedomani protokol kesehatan yang ada," kata Sajarod saat membacakan sambutan tertulis dari Kapolda Jawa Tengah.
Ia menjelaskan kegiatan Operasi Patuh Candi akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan yaitu sampai 3 Oktober 2021 dengan melibatkan unsur terkait seperti Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
"Kegiatan Operasi Patuh Candi 2021 kali ini berbeda dengan yang sebelumnya. Karena untuk kegiatan saat ini tidak berorientasi pada penegakan hukum lantas yaitu tilang namun berupa tindakan simpatik," lanjutnya.
Hal tersebut menurutnya dalam rangka untuk membangun kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri. Kegiatan itu juga dalam rangka upaya penurunan level PPKM di Kabupaten Magelang.
"Saya tekankan sekali lagi dalam kegiatan Operasi Patuh Candi 2021 kali ini adalah 100 persen tindakan simpatik," tegas Sajarod.
Kapolres mengharapkan masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalulintas dan protokol kesehatan sekaligus sebagai pelopor keselamatan lalulintas. Kegiatan Operasi Patuh Candi 2021 kali ini juga akan diwarnai dengan kegiatan bhakti sosial, pembagian masker dan pemasangan stiker bergambar tokoh pewayangan Gatotkaca.
"Kita pilih tokoh Gatotkaca karena selain tokoh ini terkenal, Gatotkaca juga memiliki otot kawat balung besi. Dia yang kuat seperti itu saja mau pakai masker apalagi kita, mudah-mudahan dengan stiker ini pesan yang disampaikan akan lebih dapat diterima masyarakat," terangnya. (Nina Atmasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.