FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Foto ilustrasi: Petugas memeriksa kupon peserta vaksinasi COVID-19 yang dibagikan kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). /ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, JOGJA--Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyediakan 23.000 dosis vaksin COVID-19 untuk warga di Daerah Istimewa Yogyakarta guna mendukung percepatan vaksinasi di Tanah Air.
Vaksinasi, salah satunya, digelar Kemenhub di Grha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Jumat (17/9/2021), bersamaan dengan momentum "Hari Perhubungan Nasional".
"Vaksinasi 23.000 dosis itu kami lakukan di tujuh titik sentral dan terdistribusi di banyak puskesmas supaya jangan terjadi kerumunan," kata Budi Karya di sela meninjau vaksinasi.
Menurut Budi Karya, vaksinasi di DIY salah satunya digelar di UGM karena kampus itu tidak lama lagi akan menggelar perkuliahan tatap muka. "Ini relevan karena seperti yang disampaikan Pak Rektor, akan ada tatap muka pada Oktober," kata dia.
Selain UGM, program vaksinasi "Berbakti untuk Negeri" juga bakal digelar Kemenhub di Kabupaten Bantul pada Sabtu (17/9/2021) menyongsong pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).
Budi Karya menuturkan bahwa program vaksinasi itu merupakan upaya merespons adanya disparitas cakupan vaksinasi di berbagai kota aglomerasi, termasuk di Yogyakarta raya.
"Seperti Kota Yogyakarta dengan Bantul bedanya 40 persen. Nah, itu harus dikejar agar itu tercapai," kata dia.
Ia berharap program vaksinasi "Berbakti untuk Negeri" yang dilaksanakan Kemenhub bersama TNI/Polri, Kagama, DPR serta BUMN itu mampu mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok di Tanah Air.
"Pak Presiden berpesan lakukan upaya-upaya sekuat tenaga, kapanpun itu, habiskan vaksin dengan cepat," ujar Budi Karya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.