B50 Serap Sawit Domestik, Malaysia Lihat Peluang Perluas Ekspor CPO
Mandatori B50 diperkirakan memangkas ekspor sawit Indonesia. Malaysia melihat peluang memperluas pasar global di tengah kenaikan konsumsi domestik.
Suasana di depan Rumah Sakit Umum Daerah Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (30/7/2021)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Sejak penerapan PPKM, keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit (RS) di Pulau Jawa dan Bali mulai mengalami penurunan. Namun, di luar Jawa justru terjadi peningkatan.
“BOR Isolasi Jawa dan Bali, di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, shape-nya sudah turun signifikan dan berhasil angkanya di bawah 60 persen. Kriterianya sudah baik, di bawah kriteria WHO 60 persen,” kata Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah dalam Covid-19 Dalam Angka, Kamis (12/8/2021).
Namun, Yogyakarta mendapat peringatan lantaran BOR-nya masih di 61,87 persen, dan Bali masih 74,74 persen.
“BOR ini juga beragam, karena ketersediaan tempat tidur di masing-masing provinsi juga berbeda. Ini memang catatannya masih ada 2 yang harus hati-hati. Semakin turun kasusnya pasti turun BOR-nya,” jelasnya.
Kemudian, untuk BOR ICU, Dewi mengungkapkan sebagian besar masih di atas 60 persen, tapi di bawah 80 persen.
“Hanya Bali yang angka BOR di atas 80. Semua di Jawa masih di atas 60 persen. Kalau bisa ditekan lagi di bawah 60 persen menyusul ketersediaan BOR isolasi. Kita paham ketersediaannya juga terbatas,” imbuhnya.
Melihat catatan BOR di 514 kabupaten kota, mirip dengan peta zonasi, berdasarkan BOR. Hijau berarti BOR di bawah 30 persen, kuning 30-59 persen, oranye 60-80 persen, merah di atas 80 persen.
“Pada 28 Juni–4 Juli Pulau Jawa seperti kebakaran, merah semua. Semakin ke sini sudah mulai kuning. Di level kabupaten kota mulai terjadi perbaikan, dari yang awalnya merah sekarang sudah mulai kuning. Namun, di sisi lain pulau lain yang tadinya kuning, berubah jadi oranye,” ungkap Dewi.
Meskipun terlihat penurunan di Pulau Jawa dan Bali, tetap harus waspada di pulau lain. Di Kalimantan Timur atau Kalimantan Selatan misalnya, yang semula hijau dan kuning sekarang jadi oranye dan merah.
Berdasarkan proporsi di 514 kabupaten kota, pada 28 Juni – 4 Juli yang merah 33 persen. Kemudian, paling berat terjadi pada awal Juli sampai 35,10 persen kabupaten kota di Indonesia yang merah, BOR-nya di atas 80 persen.
Sekarang mulai berkurang dengan PPKM Darurat dan Level 4, terakhir sepekan awal Agustus turun, 16,16 persen yang BOR-nya di atas 80 persen.
“Tapi ini shifting, kalau dilihat Jawa jadi ketuker dengan Sumatra. Sekarang terbalik, Jawa jadi kuning hijau, Sumatra jadi oranye dan merah. Angka 16,16 persen ini harus tetap hati-hati karena masih bisa naik lagi,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Mandatori B50 diperkirakan memangkas ekspor sawit Indonesia. Malaysia melihat peluang memperluas pasar global di tengah kenaikan konsumsi domestik.
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.
Dana Transfer ke Daerah atau TKD 2027 mencapai Rp735 triliun, naik Rp42 triliun, tetapi masih 20,1% di bawah alokasi 2025.
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.