Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Obat Covifor (Remdesivir-Dok. PPG
Harianjogja.com, JAKARTA--Saat ini sebagian pasien Covid-19 mengalami gejala ringan. Namun banyak yang belum tahu bagaimana tata laksana pengobatan pasien bergejala ringan.
Banyak orang yang masih bingung dengan penggunaan antivirus dalam pengobatan Covid-19, khususnya mereka para pasien Covid-19 gejala ringan atau tanpa gejala. Apakah obat antivirus boleh diminum atau tidak?
Menjawab kegelisahan tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Paru, dr Raden Rara Diah Handayani, SpPD-KP menerangkan, untuk pasien tanpa gejala, dipanduan Badan Kesehatan Dunia (WHO) pasien tidak diberikan antivirus.
"Namun, pada panduan lain, obat antivirus bisa diberikan pada pasien Covid-19 sejak awal terkonfirmasi pada semua derajat kasus, baik itu tanpa gejala, ringan, sedang," paparnya di webinar D\'RoSSI Open Lecture #10 \'Bersikap Tenang di Puncak Pandemi\', Jumat (16/7/2021).
Tapi, kata Dokter Diah, ada masalah utama yang mesti diperhatikan juga oleh masyarakat bahwa ketersediaan obat antivirus menjadi pertimbangan dokter memberikan obat antivirus ke pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan.
BACA JUGA: Hari Ini 65 Warga DIY Dilaporkan Meninggal karena Covid-19
Salah satu kasusnya ada pada obat remdesivir. Obat ini masuk dalam panduan WHO yang diberikan ke pasien Covid-19 derajat ringan hingga sedang, tetapi remdesivir sediaan intravena jadi tidak bisa diberikan pada derajat ringan sedang yang tidak dirawat.
Lebih lanjut, hasil penelitian menunjukan pemberian remdesivir itu pada kondisi awal, ringan, sedang, tapi tidak pada derajat berat.
"Terlepas dari itu semua, hal yang perlu diperhatikan adalah efek samping antivirus itu sendiri, sehingga perlu hati-hati pada orang dengan komorbid yang dapat diperberat dengan efek samping antivirus," terang Dokter Diah.
"Jadi, minum atau tidak minum antivirus, itu harus dengan resep dokter setelah diperiksa lengkap," sarannya menambahkan.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Pasien Covid-19 Gejala Ringan Perlu Minum Antivirus?"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.