Indonesia Butuh Tambahan 20.000 Perawat dan 3.000 Dokter di Tengah Lonjakan Covid-19

Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok Senin, 12 Juli 2021 18:27 WIB
Indonesia Butuh Tambahan 20.000 Perawat dan 3.000 Dokter di Tengah Lonjakan Covid-19

Sebuah kalimat penyemangat tertulis di hazmat salah satu tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021)./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan upaya meningkatkan kapasitas atau jumlah tempat tidur bagi pasien Covid-19 harus diimbangi juga dengan tambahan tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat.

“Kami juga memerlukan tambahan dari perawat dan juga dokter. Kita sudah mengidentifikasi ada kebutuhan antara 16.000-20.000 perawat,” katanya dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Setpres, Senin (12/7/2021).

Menkes mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan perawat yang sudah lulus pendidikan dan uji kompetensi, termasuk yang kini berada di tingkat akhir.

Berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo, sambung Menkes, dirinya akan segera berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera menyalurkan perawat-perawat tersebut ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang membutuhkan.

Kemudian mengenai dokter, Menkes menyebut ada kebutuhan lebih dari 3.000 dokter seiring dengan peningkatan kasus positif Covid-19.

“Dokter-dokter yang akan selesai internship-nya di tahun ini ada sekitar 3.900, jadi kita sudah mempersiapkannya untuk segera masuk,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online