Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi pasien yang terinfeksi Covid-19 mengalami sesak napas saat isolasi mandiri di rumah/Freepik.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Setiap orang yang terinfeksi virus Corona memiliki respon tubuh yang berbeda-beda. Ada yang tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, bahkan gejala berat.
Cuitan akun Twitter Badan Informasi Geospasial @InfoGeospasial menjelaskan bagaimana penatalaksanaan pasien penderita Covid-19 berdasarkan tingkat gejala yang dialaminya.
Penanganan pasien positif Covid-19 yang tidak bergejala, diimbau untuk isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpusat seperti rumah sakit darurat. Pasien tanpa gejala biasanya ditandai dengan frekuensi nafas 12-20 kali per menit dengan saturasi lebih dari 95%.
Pasien tanpa gejala dapat melakukan isolasi mandiri di rumah atau dengan fasilitas isolasi pemerintah. Biasanya lama isolasi mandiri adalah 10 hari sejak penfambilan specimen diagnosis konfirmasi. Setelah isolasi selama 10 hari maka pasien dinyatakan selesai isolasi.
Untuk pasien positif Covid-19, gejala sakit yang ringan hingga gejala sedang diimbau untuk isolasoi mandiri di rumah, RS darurat, RS, maupun RS rujukan Covid-19. Isolasi dilakukan minimal 10 hari sejak munculnya gejala, ditambah 3 hari bebas demam dan gejala pernafasan.
Pasien dengan gejala berat atau kritis biasanya memiliki gejala seperti demam, batuk (umumnya kering dan ringan), fatigue/kelelahan ringan, anoreksia, sakit kepala, kehilangan indra penciuman/anosmia, kehilangan indra pengecapan/ageusia, malgia dan nyeri tulang, nyeri tenggorokan, pilek dan bersin, mual, muntah, nyeri perut, diare, konjungtivitas, kemerahan pada kulit/perubahan warna pada jari-jari kaki.
Kemudian, frekuensi napas lebih dari 30 kali per menit dengan saturasi kiurang dari 95%, sesak nafas dengan distress pernafasan. Kondisi kritis pasien berat biasanya ARDS/Gagal nafas, sepsis, syok sepsis.
Pasien dengan gejala yang berat atau kritis disarankan untuk melakukan perawatan dan pengobatan di HCU/ICU RS rujukan dengan lama perawatan sampai dinyatakan sembuh oleh DPJP dengan hasil PCR negative dan klinis membaik.
Bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri, selain memenuhi syarat klinis, perhatikan juga syarat rumah dan proses terapi dengan obat berdasarkan resep dokter.
Jangan lakukan self medicating tanpa konsultasi dan pengawasan tenaga kesehatan maupun petugas Puskesmas. Selama masa perawatan jangan lupa untuk tetap patuhi protokol kesehatan, konsumsi makanan bergizi seimbang, lakukan pola hidup bersih dan sehat, hindari stress, pastikan istirahat cukup dan rutin untuk melakukan aktivitas fisik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI
Target droping air bersih BPBD Gunungkidul turun menjadi 800 tangki akibat efisiensi anggaran dan kenaikan BBM non-subsidi.