Satgas IDI Minta Rumah Sakit Darurat Ditambah

Rika Anggraeni
Rika Anggraeni Senin, 05 Juli 2021 22:47 WIB
Satgas IDI Minta Rumah Sakit Darurat Ditambah

Sebuah kalimat penyemangat tertulis di hazmat salah satu tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021)./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban menyoroti darurat Covid-19 di Indonesia yang semakin nyata.

Melalui cuitan di akun Twitter miliknya, @ProfesorZubairi, mengatakan sudah banyak rumah sakit yang menutup pintu untuk pasien baru. Tentu fenomena ini berimbas pada tidak tertanganinya pasien dan pasien meninggal di rumah atau saat di perjalanan.

“Hari-hari ini adalah keadaan darurat yang nyata. Banyak rumah sakit menutup pintu bagi pasien baru. Efeknya, pasien tidak tertangani dan meninggal di rumah atau di perjalanan,” cuit Zubairi, seperti dikutip Senin (5/7/2021).

Melihat keadaan yang semakin darurat, di akhir cuitannya, ketua Satgas itu meminta agar Indonesia menambahkan daftar rumah sakit darurat, salah satunya rumah sakit lapangan.

“Saatnya rumah sakit darurat ditambah, termasuk rumah sakit lapangan. Semoga Allah beserta kita semua,” cuitnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Satgas Penanganan Covid-19 per Minggu (4/7/2021), menunjukkan kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 555 orang. Dengan kata lain, total kasus meninggal akibat Covid-19 menjadi 60.592 orang. Data ini menjadi data yang tertinggi selama Indonesia terdampak pandemi Covid-19.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online