Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Bupati Magelang, Zaenal Arifin. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG- Bupati Magelang, Zaenal Arifin meminta agar masyarakat Kabupaten Magelang melaksanakan \'Gerakan Eling Lan Ngelingke\' (ingat dan saling mengingatkan) untuk pengendalian penyebaran Covid-19. Menurutnya, pandemi masih belum berakhir dan bahkan terdapat varian baru (Delta) yang kian meluas penyebarannya hingga saat ini.
"Saya berharap masyarakat memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, bahwa bahaya [Covid-19] ada di tengah-tengah kita. Maka kita harus saling ingat mengingatkan agar semua tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan mempedomani menggunakan masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas yang paling penting. Kalau tidak penting tidak usah keluar rumah," kata Zaenal Arifin, Rabu (30/6/2021).
Ia menyebutkan bahwa saat ini pusat-pusat kesehatan di Kabupaten Magelang telah mengalami keterbatasan. Maka kesadaran masyarakat secara kolektif adalah kunci penting yang harus dimunculkan bersama.
Baca juga: Tunggu Ketentuan PPKM Darurat, Bupati Imbau Warga Sleman di Rumah Saja
Lebih lanjut Zaenal menjelaskan saat ini Pemerintah Kabupaten Magelang telah melakukan pembatasan kegiatan masyarakat secara ketat. Salah satu contohnya adalah acara pernikahan yang hanya diberikan izin 10 orang saja pada akad nikah, sementara untuk resepsinya diminta untuk penundaan terlebih dahulu untuk mengurangi kerumunan.
"Bahkan instruksi dari Bapak Gubernur terhadap RT-RT yang ada di zona merah untuk dilakukan penutupan sementara," ujarnya.
Sementara untuk mengantisipasi rumah sakit ketika penuh, Pemerintah Kabupaten Magelang telah menyiapkan rumah sakit di Candi Umbul Grabag, Rumah Sakit di Salaman, Balai Kesehatan, dan mempersiapkan beberapa tempat lainnya termasuk hotel apabila memang diperlukan.
Baca juga: Corona Merajalela, Pengelola Memilih Tutup Wisata HeHa Sky View & HeHa Ocean View
Pada kesempatan yang sama, Zaenal juga mengucapkan terimakasih kepada para pegiat dan pengelola pariwisata, dengan kesadarannya juga sementara menutup kegiatan-kegiatan pariwisata.
Menurutnya, dengan menutup pariwisata sementara waktu sudah ikut membantu Pemerintah Kabupaten Magelang dalam menekan angka penyebaran Covid-19.
"Kalau nanti kita sudah bisa menekan Covid-19 ini, kita akan aktivitas lagi kok. Karena memang arahan dari Bapak Presiden juga, kita harus bisa menekan laju perkembangan Covid ini tapi juga dari sisi ekonomi tetap harus jalan. Namun melihat perkembangan kasus terakhir ini cukup tinggi maka kita harus cooling down sesaat” katanya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.