Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Harga minyak dunia naik, pemerintah masih mengkaji efisiensi belanja negara untuk menahan defisit APBN.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukan bukti pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan pentingnya peran data bagi siapa saja. Menurutnya, masyarakat bisa menjadi kaya dan berpengetahuan luas dengan memanfaatkan data.
“Data itu merupakan set informasi yang sekarang menjadi tambang emas bagi siapa saja. Semua orang bahkan bisa menjadi kaya, bisa menjadi lebih knowledgeable, kalau dia tahu tentang data dan bagaimana menggunakan data ini,” jelas Sri dalam Final Lomba Bedah Data APBD secara virtual, Selasa (8/6/2021).
Di lingkup kementeriannya, Sri bahkan menyebut jajarannya tengah membahas tentang pengadaan jabatan fungsional baru yaitu ilmuwan data (data scientist).
Sri memaparkan rencana tersebut setelah berdialog dengan beberapa pemenang dari Lomba Bedah Data APBD, dari DJPK Kemenkeu. Salah satu finalis yang juga merupakan pegawai dari Kemenkeu itu menanyakan tentang keberadaan jabatan fungsional data scientist di Kementerian tersebut.
“Ya mungkin saja, karena kita sedang membangun itu. Nama jabatan fungsionalnya akan kita pikiran bersama tapi ini memang area yang Kita [Kemenkeu] sedang grooming,” ujar Sri.
Menurutnya, hal tersebut kini akan dibahas di kementeriannya. Meski begitu, Sri enggan apabila jabatan tersebut hanya diisi oleh eselon 1.
Selain itu, dari dialog tersebut, Sri juga langsung menerima saran dari finalis yang merupakan alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), untuk menambah kurikulum data analytic.
Setelah menerima saran tersebut, Sri menyebut sudah langsung meminta kepada jajaran direksi STAN untuk menambah kurikulum tersebut dan meminta Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk mengawasi prosesnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga minyak dunia naik, pemerintah masih mengkaji efisiensi belanja negara untuk menahan defisit APBN.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.