BPOM Bongkar Obat Palsu Codrela dan Trivam, Bahaya Mengintai
BPOM temukan obat palsu Codrela dan Trivam Fliege. Tak terdaftar, berbahaya, dan beredar luas di marketplace.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ini terdapat beberapa negara sedang mengalami krisis dalam penanganan Pandemi Covid-19 dengan indikasi peningkatan kasus yang signifikan.
Beberapa negara itu pun menerapkan kebijakan khusus berupa lockdown dan juga menerapkan kebijakan lainnya seperti perpanjangan durasi karantina sebagai langkah untuk menekan penularan semaksimal mungkin.
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan pemerintah terus memantau perkembangan pandemi di berbagai negara.
BACA JUGA : Pariwisata Sleman Kena Dampak Wabah Corona, Banyak
Wiku mengungkapkan pemantauan dilakukan sebagai basis dalam penyusunan kebijakan penanganan Covid-19 di tingkat nasional.
“Pada prinsipnya, berbagai kebijakan yang ditetapkan selalu mempertimbangkan berbagai aspek demi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” kata Wiku dalam keterangan resmi, Sabtu (5/6/2021).
Pemerintah Indonesia saat ini juga sedang melakukan pengendalian kasus nasional pasca libur panjang saat Idulfitri. Oleh karena itu, untuk memastikan kasus di tingkat nasional dapat terkendali dengan baik, maka pemerintah juga terus mengantisipasi kenaikan kasus akibat importasi kasus yang berasal dari pelaku perjalanan internasional.
"Pemerintah berupaya keras menetapkan kebijakan yang paling efektif dan efisien," ujarnya.
Satgas juga menekankan kondisi Covid-19 yang cukup terkendali akhir-akhir ini perlu dipertahankan. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan kolaborasi dan kerja keras dari berbagai pihak sehingga terus membaik.
“Apapun keputusan resmi yang akan diambil pemerintah nantinya melalui analisis risiko dan cost-benefit yang tepat dengan mempertimbangkan perkembangan Covid-19 yang sangat dinamis,” paparnya.
Diberitakan Bisnis sebelumnya, pemerintah bakal memperpanjang masa karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia dari semula 5x24 jam menjadi 14x24 jam.
”Pemerintah berencana memperpanjang durasi karantina dari 5x24 jam menjadi 14x24 jam bagi pelaku perjalanan dari negara yang sedang mengalami krisis Covid-19,” kata Wiku dalam konferensi pers secara virtual pada Jumat (4/6/2021).
Wiku mengatakan perpanjangan masa karantina dilakukan demi mencegah importasi kasus Covid-19. Satgas Covid-19 juga akan segera menerbitkan surat edaran terbaru untuk mengatur hal tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 18 September 2026 melayani 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 18 September 2026 melayani rute PP dengan tarif Rp12.000. Cek jam keberangkatan dari Malioboro dan Pantai Parangtri
Tim penyidik KPK menggeledah tiga ruangan di kompleks Kementerian ATR/BPN Jakarta dan membawa tiga koper terkait penyidikan suap HGB.
BBWSSO selesaikan uji sampel air sungai di Gunungkidul. Hasilnya kategori cemar ringan namun tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Stasiun Geofisika Manado mencatat 515 gempa tektonik guncang Sulawesi Utara selama Agustus 2026. Gempa terbesar capai magnitudo 6,5.