Subsidi BBM-LPG 3 Kg 2027 Dipangkas, DPR Soroti Potensi Kesalahan Data Pemerintah
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Ilustrasi Partai Demokrat./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA - Hasil survei yang diadakan oleh Perkumpulan Kader Bangsa (PKB) bekerja sama dengan Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) menyebutkan Partai Demokrat menembus tiga besar partai politik dengan elektabilitas tertinggi.
"Partai Demokrat masuk tiga besar partai politik dengan elektabilitas tertinggi dengan proyeksi elektabilitas 14,8 persen. Survei ini dilakukan pada akhir April hingga awal Mei 2021," kata peneliti ARSC Bagus Balghi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/5/2021).
Perolehan elektabilitas tersebut sedikit di bawah Partai Gerindra yakni 15,03 persen dan PDI-P 19,6 persen di posisi pertama.
Kemudian, elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat AHY masuk dalam enam besar. Namun, jika dibandingkan dengan ketua-ketua umum partai politik lain, AHY berada pada urutan ketiga dengan elektabilitas 8,89 persen.
Secara umum, survei oleh PKB dan ARSC tersebut dilakukan terhadap 1.200 responden di 34 provinsi dengan metode "stratified random sampling" serta menggunakan teknik wawancara telepon.
Baca juga: Sudah Bertahun-tahun, Sekolah di Bantul Putar Indonesia Raya Sebelum Pelajaran
Lebih rinci, 54,8 persen responden berada pada rentang usia 21 hingga 30 tahun dan sebagian besar pelajar atau mahasiswa yang setara dengan 33 persen. Selanjutnya, karyawan swasta 28 persen serta pengusaha atau wirausaha sebanyak 17 persen.
Menurut Bagus, naiknya pamor Partai Demokrat dalam survei itu tidak terlepas dari ramainya pemberitaan terkait dinamika internal partai khususnya isu Kongres Luar Biasa (KLB).
Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) DPP Partai Demokrat Tomi Satryatomo mengatakan hasil ini konsisten dengan tiga survei sebelumnya yakni Indikator Politik, Balitbang Kompas dan LP3ES.
Secara objektif hal itu menunjukkan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY sebagai ketua umum yang baru setahun dinilai berhasil melakukan konsolidasi internal sekaligus mulai mengambil hati dan pikiran publik.
Sementara itu, pengamat politik dari UNJ Ubedilah Badrun mengatakan bahwa kesimpulan dari survei PKB-ARSC yakni publik mengharapkan regenerasi kepemimpinan partai politik.
Ia menilai naiknya elektabilitas AHY dan partai yang dipimpinnya juga dapat dipahami dari perspektif tersebut.
Dari delapan partai yang ada di Senayan, AHY adalah ketua umum termuda. Kesuksesan dalam Kongres Partai Demokrat 2020 serta kekompakan pengurus partai dalam mengatasi upaya kudeta oleh pihak eksternal menunjukkan regenerasi kepemimpinan berjalan baik.
"Ada semacam penerimaan kuat di internal Partai Demokrat bahwa AHY adalah harapan dan tidak bisa dihindari menjadi bagian terpenting dalam sejarah partai itu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.