Kementerian HAM Dukung Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Sejumlah kendaraan diminta putar balik karena tak penuhi persyaratan perjalanan di masa larangan mudik, di Pospam Tempel, Jumat (7/5/2021)-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JAKARTA - Ada saja cara yang dilakukan pemudik agar lolos dari pemeriksaan di Posko Penyekatan Mudik. Termasuk dengan cara-cara mengelabui petugas.
Perwira Pengendali atau Padal Pos Penyekatan Gerbang Tol Timur 1, Iptu Budi Setiyo mengatakan petugas di lapangan menemukan modus pemudik menggunakan mobil tes drive. Hal itu ditemukan petugas saat melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas di Posko Penyekatan mudik Gerbang Tol Bekasi Timur, Jumat (7/5/2021).
"Tadi kami sempat menemukan salah satu mobil tes drive yang bermaksud ingin masuk ke Tol Bekasi Timur," kata Budi di lokasi.
Budi menuturkan pihaknya memberhentikan mobil tes drive dikarenakan ada kecurigaan melihat kapasitas penumpang. Pasalnya mobil tes drive yang diberhentikan bukan berisi dua orang, melainkan empat orang.
"Ketika kami melakukan pemeriksaan terhadap salah satu mobil tes drive tersebut, rupanya dalam mobil tidak berisikan dua orang saja, melainkan terdapat sebanyak empat orang di dalamnya," ucap Budi.
Karena ditemukan indikasi mudik, mobil test drive tersebut diminta putar balik oleh petugas.
Baca juga: Sepekan Jelang Lebaran, Jalur Alternatif di Sleman Sepi Pemudik
Sebelumnya sebanyak 54 kendaraan berhasil diputarbalikkan petugas dari Kamis (06/05) pukul 20.00 Wib malam hingga Jumat (07/05) pukul 11.00 Wib siang.
"Sebanyak 54 kendaraan berhasil kami putar balikkan dengan cara yang humanis," tuturnya.
Budi merinci dari 54 kendaraan yang diputarbalikkan, terdiri 48 mobil pribadi, 4 bus dan 2 truk.
Ia menyebut sejumlah alasan para pengemudi yang diberhentikan petugas dan diputarbalikkan yakni karena ingin berkunjung ke keluarga, menemui orang tua hingga mudik ke kampung halaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.