Indonesia Masuk 20 Besar Negara dengan Utang Terbesar
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
Tenaga kesehatan di RSCM menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (14/1/2021)./Dok. Kementerian Kesehatan
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa progres vaksinasi Covid-19 tenaga kesehatan mencapai lebih dari 100 persen. Capaian tersebut untuk vaksinasi dosis pertama.
Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan dosis pertama sudah disuntikkan kepada 1.494.576 orang dari target 1.468.764 tenaga kesehatan. Sementara itu dosis kedua sudah disuntikkan ke 1.357.394 orang dan tersisa sekitar 9 persen lagi.
“Untuk pelayan publik, sudah 8,2 juta orang yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama atau kurang lebih 48 persen,” kata Nadia dalam konferensi pers, Selasa (4/5/2021).
Sementara untuk vaksinasi Lansia, hingga hari ini baru 2,5 juta Lansia yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Artinya baru sekitar 12 persen dari target sebanyak 21,5 juta Lansia.
Baca juga: Malaysia Darurat Covid-19, Indonesia Perlu Bersiap & Waspada
“Hal ini selalu kami ingatkan untuk kita semua mendorong, membantu, mengajak para lansia untuk segera mendapatkan vaksinasi,” ujarnya.
Adapun, total dosis vaksin yang sudah diberikan sampai saat ini, baik dosis pertama dan dosis kedua mencapai 20.652.869 dosis kepada 12.672.864 orang.
Vaksin Sinovac juga telah datang lagi sebanyak 6 juta. Tak hanya itu, pemerintah juga telah menerima vaksin Sinopharm yang sudah tiba di Indonesia sebanyak 480.000 dosis.
Namun, Nadia mengatakan, terkait vaksin Sinopharm masih harus menunggu informasi lebih lanjut dari Bio Farma.
Adapun, saat ini Indonesia telah mendapat total 65,5 juta vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku, dan 8,4 juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.