Daftar 4 Ruas Tol yang Bisa Dipakai Pesawat Tempur saat Darurat
Kementerian PU menyiapkan empat ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI AU untuk mendukung kesiapsiagaan nasional.
Diabetes adalah penyakit yang terjadi ketika glukosa darah, juga disebut gula darah, terlalu tinggi. Seiring waktu, terlalu banyak glukosa dalam darah dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, kerusakan saraf, masalah mata, dan penyakit ginjal. /niddk.nih.gov
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes yang meningkatkan aktivitasnya, berpotensi mengurangi serangan jantung dan kematian.
Penelitian ini dipresentasikan di ESC Preventive Cardiology 2021, sebuah kongres ilmiah online European Society of Cardiology (ESC).
Penulis studi Dr. Esmée Bakker dari Radboud University Medical Center, Nijmegen, Belanda mengatakan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas fisik bermanfaat bagi kesehatan. Namun, penelitian tersebut dilakukan pada populasi umum.
"Dalam penelitian kami, kami tertarik untuk melihat apakah ada efek serupa pada individu dengan faktor risiko kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes. " ujar Bakker dilansir dari Medical Xpress.
Studi ini melibatkan 88.320 individu dari LifeLines Cohort Study. Peserta menjalani pemeriksaan fisik dan mengisi kuesioner tentang riwayat kesehatan dan gaya hidup termasuk olahraga. Kuesioner diulang setelah kira-kira empat tahun.
Baca juga: Nathalie Holscher Menangis Usai Hapus Foto Sule, Postingan Putri Delina Disorot
Peserta penelitian dibagi menjadi lima kelompok menurut tingkat aktivitas pada awal dan empat tahun: pengurangan besar, pengurangan sedang, tidak ada perubahan, peningkatan sedang, dan peningkatan besar. Peserta ditindaklanjuti selama rata-rata tujuh tahun setelah penilaian pertama untuk terjadinya penyakit kardiovaskular atau kematian.
Sebanyak 18.502 (21%) individu memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan atau diabetes pada awal penelitian. Usia rata-rata kelompok ini adalah 55 tahun. Setelah menyesuaikan usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik dasar, para peneliti menemukan bahwa mereka dengan peningkatan aktivitas fisik sedang hingga besar sekitar 30% lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit kardiovaskular atau meninggal selama masa tindak lanjut dibandingkan dengan mereka yang tidak berubah tingkat aktifitasnya.
Sisanya 69.808 (79%) peserta tidak memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau diabetes pada awal penelitian. Usia rata-rata kelompok ini adalah 43 tahun. Setelah menyesuaikan usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik dasar, para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami penurunan besar dalam aktivitas fisik memiliki risiko penyakit kardiovaskular atau kematian 40% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengubah tingkat aktivitas mereka.
"Studi kami menunjukkan bahwa untuk mencegah serangan jantung dan stroke serta meningkatkan umur panjang, individu yang sehat harus mempertahankan tingkat aktivitas fisik mereka, sementara mereka yang memiliki faktor risiko perlu menjadi lebih aktif. Asosiasi yang kami temukan bahkan lebih menonjol pada orang yang relatif tidak banyak bergerak pada awal penelitian, menunjukkan bahwa orang yang tidak aktif mendapatkan keuntungan paling banyak. " tambahnya.
Untuk mencegah penyakit jantung, pedoman Eropa merekomendasikan setidaknya 150 menit seminggu dengan intensitas sedang atau 75 menit seminggu aktivitas fisik aerobik intensitas kuat atau kombinasi yang setara.
"Jika Anda saat ini tidak banyak bergerak, berjalan adalah aktivitas yang baik untuk memulai. Jika Anda sudah mencapai jumlah yang disarankan, coba lakukan 10 menit lagi setiap hari atau tingkatkan intensitas." tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Kementerian PU menyiapkan empat ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI AU untuk mendukung kesiapsiagaan nasional.
512 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam keracunan MBG. DPR meminta pengawasan dan koordinasi Kemenag, BGN, serta pemda diperkuat.
Harga cabai merah besar di tingkat petani Bantul anjlok menjadi Rp8.000 per kilogram akibat pasokan melimpah saat panen bersamaan.
Bobot TKA dalam SNBP 2027/2028 berpeluang meningkat setelah evaluasi pelaksanaan TKA 2026 dan pembahasan MRPTNI.
Seto Nurdiantoro dipercaya menjadi Direktur PSS Muda Akademi untuk memperkuat pembinaan dan mencetak talenta baru bagi PSS Sleman.
Bencana Nepal-China menewaskan 1.130 orang. Pakar mengingatkan risiko pembangunan bendungan besar di kawasan pegunungan Himalaya.