Fakta Baru! Polisi Sebut Sopir Taksi Lalai dalam Tragedi KRL Bekasi
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Peristiwa pembunuhan kembali terjadi. Kali ini, seorang pria penjaga rel kereta ilegal bernama Andri tewas usai ditikam temannya bernama Agus pada bagian leher di pinggir rel Bandengan Utara, Jakarta Utara. Polisi mengatakan, insiden tersebut dipicu oleh persoalan pembagian hasil yang tidak adil.
Kapolsek Tambora, Kompol Faruk Rozi mengatakan, awalnya kasus pembunuhan dengan pelaku bernama Agus ini ditangani oleh Polsek Penjaringan, Jakarta Utara. Tiba-tiba Polsek Penjarigan meminta untuk ditangani oleh Polsek Tambora. Sebab, karena perbatasan domain wilayahnya masuk ke kecamatan Tambora.
Faruk menerangkan, antara korban dengan pelaku sama-sama bekerja di perlintasan bidang rel Bandengan Utara. Keduanya telah membuat kesepakatan terkait aturan jam kerja. Ketika itu, pelaku menuding korban curang dan menyalahi perjanjian yang telah dibuat.
"Mereka kerja bergantian [shift-shiftan], nah salah satu dari mereka belum waktunya tapi sudah kerja. Ya dituding ambil jatah waktunya. Mereka kemudian cek-cok," kata Faruk saat dihubungi wartawan, Jumat (16/4/2021).
Faruk mengatakan, pelaku menganiaya korban dengan sebilah pisau. Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia. Unit Reskrim Polsek Tambora sedang memburu pelaku. "Sudah kami kantongi identitasnya. Saat ini sedang dalam pengejaran, mudah-mudahan segera tertangkap," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Inews.id dengan judul "Rebutan Jam Kerja, Penjaga Rel Kereta Tewas Ditikam Rekannya "
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.
Dinsos Kulonprogo mencoret 40 penerima KKS setelah validasi, termasuk ASN, warga mampu, hingga data tidak valid.
Aktivitas Gunung Sinabung meningkat ditandai tremor dan gempa vulkanik. PVMBG minta warga waspada potensi erupsi.
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.