Kemendikdasmen Target Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Pembentukan ragam komunitas di internal PKS, Minggu (11/4/2021). /Ist-pks.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah partai mulai memanaskan mesin politiknya guna menyongsong hajatan Pemilihan Wali Kota Jogja yang rencananya digelar 2024 mendatang. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Jogja misalnya mengumpulkan kader-kader sekaligus merangkul masyarakat umum dalam beragam wadah komunitas.
Langkah ini diakui sebagai salah satu upaya untuk membantu masyarakat sekaligus meraih simpati t guna mendapatkan dukungan politik. Terdekatnya, adalah hajatan Pemilu 2024 dan Pilkada serentak 2024.
BACA JUGA : Haryadi Suyuti Pastikan Istrinya Tidak Bakal Maju Pilkada
“Posisi PKS Kota Jogja sebagai pemenang pemilu nomor empat, maka secara faktual kami punya tanggungjawab moral untuk mempersiapkan kader terbaik kami untuk menjadi bagian dari pilkada kota Jogja,” kata Ketua DPD PKS Kota Jogja, Nasrul Khoiri kepada wartawan di sela-sela pelaksanaan Rakerda PKS Kota Jogja, Minggu (12/4/2021).
Harapan terbesar PKS tentunya menempatkan kadernya untuk duduk di Calon Wali Kota maupun Wakil Wali Kota. Tetapi, bukan perkara mudah, mengingat selama ini PKS jarang berhasil menempatkan kadernya dalam Pilkada, seperti hajatan di Gunungkidul, Sleman dan Bantul pada Pilkada 2020. Tak terkecuali pada hajatan Pemilihan Wali Kota Jogja pada tahun sebelumnya juga PKS belum menampilkan kadernya sebagai kontestan.
“Ikhtiar dan hasil adalah dua hal berbeda. Kami memang di kota memang belum pernah berhasil mendudukan kader sebagai calon wali atau wakil. Tapi, ihtiar selalu kami lakukan, meski hasilnya belum tercapai. Nah, di pemilukada nanti termasuk kita akan melakukan ihtiar yang sama,” katanya.
Tetapi Nasrul Khoiri optimistis mampu menempatkan kadernya pada hajatan demokrasi pada 2024 karena saat ini calon tersebut masih diuji kompetensinya. “[Persiapan kader] Proses di internal sudah, tetapi belum dilaunching di publik. Sudah ada pembahasan di kader dan pada saatnya akan kami launching. Kami menyicil komitmen dulu sekarang. Karena harus diuji dulu juga di lapangan,” ucapnya.
BACA JUGA : Usung Heroe di Pilkada 2024, PAN Kota Jogja Siapkan
Ia menambahkan target peningkatkan capaian pemilu pada pemilu 2024 sejumlah 39.000 suara atau senilai 7 kursi DPRD Kota Jogja. Kadernya mulai memperkuat jaringan di tengah masyarakat dengan ragam aktivitas dan bentuk kegiatan produktif yang menguatkan sendi-sendi sosial kemasyarakatan.
Adapun ppenguatan jaringan itu dilakukan dengan pembentukan berbagai macam komunitas pengabdian dan pelayanan. Mulai dari UMKM, donor plasma penyintas Covid 19, komunitas gotong royong, relawan tanggap bencana, konseling keluarga dan pemberdayaan perempuan hingga komunitas kewirausahaan di kalangan pemuda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.