TKA SD dan SMP Bakal Diubah, Mapel Baru Mulai Disiapkan
Kemendikdasmen menyiapkan perubahan TKA SD dan SMP, termasuk penyederhanaan ujian serta penambahan mapel IPA dan Bahasa Inggris.
Ilustrasi. /REUTERS-Ivan Alvarado
Harianjogja.com, BANDUNG- Provinsi Jabar hingga saat ini masih membutuhkan sekitar 20 rumah sakit baru untuk memberikan pelayanan yang prima bagi sekitar 50 juta penduduknya, berdasar pernyataan Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil.
"Kami masih butuh 20-an rumah sakit lagi tadi saya mempersilahkan kalau ada rencana dari kesehatan Polri membangun di daerah-daerah lain dengan standar yang sama, kami akan sangat terbantu karena jumlah penduduk di Provinsi Jabar hampir 50 juta jiwa," kata Kang Emil seusai meresmikan Gedung Pelayanan Medik sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Penunjang Medik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung, Selasa (6/4/2021).
Ia mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan refocusing anggaran di berbagai bidang, kecuali infrastruktur kesehatan.
Baca juga: 12,8 Juta Pelaku Usaha Mikro akan Diberi Bantuan Produktif
"Kami tidak memotong (anggaran infrastruktur kesehatan). Khusus untuk fasilitas kesehatan itu dinomorsatukan," kata dia.
Kang Emil mengatakan Pemerintah Provinsi Jabar berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, Kang Emil mengatakan bahwa kehadiran Gedung Pelayanan Medik RS Bhayangkara Sartika Asih dapat memperkuat infrastruktur kesehatan di Jabar, khususnya dalam menangani pandemi COVID-19.
Baca juga: Mudik Dilarang, Dua Bandara Baru di Jateng Batal Layani Angkutan Lebaran
"Dengan rasa bangga saya meresmikan Gedung Pelayanan Medik lima lantai yang sudah selesai di RS Bhayangkara Sartika Asih dari dana hibah Pemda Provinsi Jabar," kata Kang Emil.
"Kita juga melanjutkan pembangunan empat lantai fasilitas lanjutannya. Saya berharap hadirnya nanti sebuah fasilitas luar biasa untuk melayani kawasan Bandung Raya dan Priangan juga silakan datang ke tempat ini," kata dia.
Gedung Pelayanan Medik tersebut memiliki lima lantai. Lantai satu untuk instalasi gawat darurat, lantai dua untuk laboratorium dan radiologi, lantai tiga untuk perinatologi dan kebidanan, lantai empat untuk ICU, dan lantai lima untuk Kamar Operasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemendikdasmen menyiapkan perubahan TKA SD dan SMP, termasuk penyederhanaan ujian serta penambahan mapel IPA dan Bahasa Inggris.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.