Pabrik BYD di Indonesia Segera Diresmikan, M6 Sudah Dirakit Lokal
BYD akan meresmikan pabrik di Indonesia dalam 1-2 bulan. M6 EV, M6 DM, dan Atto 1 kini sudah diproduksi secara lokal.
Rumah S, terduga teroris di Desa Kemudo, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. /ANTARA-Aris Wasita
Harianjogja.com, KLATEN- Seorang pendakwah asal Desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Jumat (2/4/2021).
"Kemarin pagi subuh ada penangkapan (terduga) teroris, kemarin hari Jumat itu. Kemudian sorenya ada penggeledahan dari kepolisian, dari Densus, polres, ada kodim juga," kata Kepala Desa Bono Bakdiono, di Klaten, Sabtu (3/4/2021).
Ia membenarkan terduga teroris yang ditangkap tersebut adalah warganya. Meski demikian, warga dengan inisial S ini sudah lama tidak tinggal di desa tersebut.
"Dia asli warga saya, domisili dan rumah aslinya memang di situ, tetapi sudah lama pergi. Namun beberapa tahun terakhir dia kembali ke kampung halaman (ke Desa Bono) semenjak ayahnya meninggal dunia," katanya.
Baca juga: Selama 2020, Permohonan Dispensasi Pernikahan Anak di Kota Jogja 29
Disinggung mengenai keseharian pria berusia 51 tahun tersebut, Bakdiono mengatakan selama ini tidak ada aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh S dan keluarganya. Bahkan, dikatakannya, S selalu bersosialisasi dengan para tetangga.
"Dia memasyarakat, kan memang orang situ. Bahkan selama pergi, KK-nya tetap beralamat di sini. Kami dari pemerintah maupun warga tidak curiga kalau ternyata dia jadi terduga," katanya lagi.
Mengenai aktivitas sehari-hari S, Bakdiono mengatakan S merupakan seorang pendakwah dari masjid ke masjid yang ada di sekitar Desa Bono. Bahkan, bersama istrinya, S juga mendirikan Yayasan Rumah Tahfizqhul Quran (RTQ).
Baca juga: Sarkemfest, Menyapa Rasa dan Menggapai Martabat demi Citra Baik Sarkem
Mengenai penggeledahan tersebut, dikatakannya, pihak kepolisian membawa sejumlah barang bukti dari rumah S.
"Saya kebetulan tidak ikut masuk, yang masuk mewakili pemerintah desa sekretaris saya. Kan untuk kebutuhan mewakili penandatanganan berita acara," katanya.
Berdasarkan informasi yang beredar, penangkapan di Kabupaten Klaten dilakukan kepada tiga terduga teroris. Selain S yang beralamat di Dukuh Gading Wetan, penangkapan juga dilakukan kepada SH (41) warga Desa Cetan, Kecamatan Ceper, dan MR (49) warga Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan.
Terkait penangkapan tersebut, Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu membenarkan adanya penangkapan terhadap tiga orang warga terduga teroris di Klaten.
"Iya, kemarin ada penangkapan dan penggeledahan di tiga tempat di Klaten," katanya pula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BYD akan meresmikan pabrik di Indonesia dalam 1-2 bulan. M6 EV, M6 DM, dan Atto 1 kini sudah diproduksi secara lokal.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M