BMKG DIY Peringatkan El Nino 2026, Potensi Kemarau Kering Menguat
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Ilustrasi hujan/globe-views.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini cuaca untuk sejumlah daerah di Indonesia, menyusul potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang hari ini, Jumat (2/4/2021).
Dalam peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang, seperti di Aceh, Bali, Bengkulu, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim), Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
BACA JUGA : 2 Rumah di Bantul Rusak Dihajar Cuaca Buruk
Kemudian Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tenggara (Sulteng), Sulawesi Utara (Sulut), Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Selatan (Sumsel), Papua, dan Papua Barat.
Khusus wilayah DKI Jakarta, BMKG memperingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan disertai kilat/petir di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu pada malam dan dini hari.
Sedangkan di Jabar, hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Tasikmalaya, Ciamis, Bandung Raya, Cimahi, Kuningan, Garut, Banjar, Sumedang, Pangandaran, dan Majalengka pada siang/sore hingga dini hari.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode peralihan musim dari musim penghujan ke kemarau.
BACA JUGA : BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem Menerjang DIY
Ia mengatakan ciri umum kondisi cuaca saat periode peralihan musim adalah adanya perubahan kondisi cuaca yang relatif lebih cepat. Pada pagi-siang hari biasanya cuaca terik, tetapi saat memasuki siang-sore kerap terjadi hujan intensitas tinggi dengan durasi singkat.
"Selama periode peralihan musim, ada beberapa fenomena cuaca ekstrem yang harus diwaspadai, yaitu hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, puting beliung, waterspout, dan hujan es," kata Guswanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Aldila Sutjiadi sukses melaju ke final Morocco Open 2026. Simak perjuangan Aldila/Zvonareva menuju gelar juara WTA 250 malam ini pukul 21.20 WIB.