Kapolri Targetkan 1.500 SPPG Polri Beroperasi pada 2026
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Sumur bor yang mengeluarkan air bercampur gas di Dusun Ngrawen, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar./iNews-Wahyu Endro.
Harianjogja.com, KARANGANYAR - Kejadian aneh terjadi di Karanganyar. Sebuah sumur mengeluarkan air bercampur gas dan belakangan warga setempat justru memanfaatkannya untuk terapi kesehatan dan gas yang keluar untuk memasak.
Sumur di pekarangan warga ini, merupakan hasil pengeboran. Letaknya berada di Dusun Ngrawen, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Pembuatan sumur bor sendiri dilakukan September 2019 dan merupakan bantuan dari kantor Baznas setempat.
Namun tanpa disangka, hasil pengeboran ternyata mengeluarkan air bercampur gas. Sumur yang sedianya dibuat untuk mencukupi kebutuhan air konsumsi warga, tidak dapat digunakan karena bercampur gas dan airnya terasa asin.
Kandungan gas juga membuat air bisa menyala stabil ketika dipantik api. “Air bercampur gas tersebut telah diteliti oleh sejumlah pihak dan disebut mengandung zat besi, kapur serta belerang dingin,” kata Solikin, ketua RT sekaligus pemilik pekarangan, Jumat (19/3/2021).
Sumur bor dibuat untuk memenuhi kebutuhan warga dusun. Namun setelah dibor sekitar 100-120 meter, keluar air yang terasa asin. Pembuatan sumur dihentikan dan kini airnya dimanfaatkan untuk terapi warga dan gasnya untuk memasak.
Warga menyakini, air sumur dapat menyembuhkan penyakit kulit dan tenggorokan. Setiap hari ada saja warga yang memanfaatkan air untuk terapi. “Banyak yang ke sini ambil air, untuk sakit kulit dan radang tenggorokan. Airnya asin tidak bisa diminum, hanya untuk kumur-kumur,” kata Ika Sri Rejeki, salah satu warga.
Meskipun memiliki kandungan gas dan belerang dingin, air yang mengalir ke parit tidak membuat ikan-ikan kecil di lokasi mati. Munculnya sumur dengan air bercampur gas, membuat pemerintah desa berkeinginan menjadikannya sebagai lokasi wisata ataupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Terlebih lokasinya berdekatan dengan wisata purba Museum Sangiran dan Museum Dayu.
Berita ini sudah tayang di INews dengan judul "Sumur Keluarkan Air Bercampur Gas di Karanganyar, Warga Manfaatkan untuk Terapi".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.