Harga Cabai Terus Turun, Beras dan Minyak Goreng Masih Bertahan
Harga cabai kembali turun pada 13 Juli 2026. Beras dan minyak goreng masih stabil, sementara kenaikan hanya terjadi pada beberapa komoditas pangan.
Noormans Hotel Semarang menyelenggarakan tes Swab Antigen untuk seluruh karyawan guna memastikan bahwa pelayanan yang diberikan kepada para tamu aman dari risiko penyebaran Covid-19.
Harianjogja.com, JAKARTA – Kecepatan tes Covid-19 di Indonesia sudah mengalami kenaikan, namun masih di bawah standar. Salah satu yang menjadi penyebab adalah kurangnya sumber daya manusia, terutama yang mampu melakukan pengecekan molekul virus corona.
Tenaga Ahli Menteri Kesehatan Bidang Penanganan Covid-19 Andani Eka Putra mengatakan, untuk pemeriksaan sampel, per orang bisa melakukan pemeriksaan langsung sampai 60 sampel. Adapun, pengerjaannya bisa memakan waktu paling lama sampai 4 jam.
BACA JUGA : Perlukah Rutin Tes Swab Antigen dan PCR?
“Saat ini, untuk RT-PCR laboratorium sudah bisa mengerjakan 94-96 sampel sekaligus dan selesai dalam waktu 2 jam. Walaupun banyak tapi kalau yang mengerjakan kurang hasil tesnya bsia delay,” jelasnya dalam konferensi pers, Selasa (16/3/2021).
Hasil tes PCR, terutama yang dibiayai pemerintah umumnya didapatkan dalam waktu cukup lama. Salah satu alasannya adalah kelebihan kapasitas.
“Kalau satu laboratorium hanya bisa menyelesaikan 300 sampel per hari, dikasik 500 sampel, sisanya akan tertahan. Besok tambah lagi, tambah lagi, itu menyebabkan keterlambatan,” jelasnya.
BACA JUGA : Pemkab Bantul Ajukan Tes PCR Mandiri
Kualitas pemeriksaan, imbuh Andani, banyak ditentukan oleh SDM.
“Ini sama saja kalau orang saya bilang Covid-19 ini pertempuran, PCR itu bagian dari pertempuran. Orang pergi perang tidak punya perlengkapan bagus, tidak bisa tembak malahan,” kata dia.
Adapun, yang makin mempersulit adalah pemeriksaan pada tes PCR adalah memeriksa RNA virusnya, di mana risikonya kontaminasi dan kesulitannya lebih tinggi. Kendati ada pelatihan, tapi tidak semua tenaga laboratorium bisa.
“RNA itu harus butuh latihan terus menerus, risiko terbesar itu kontaminasi. Jadi masalah paling besar di SDM kerjanya. Karena tidak semua orang biasa bekerja dengan molekuler, khususnya RNA,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga cabai kembali turun pada 13 Juli 2026. Beras dan minyak goreng masih stabil, sementara kenaikan hanya terjadi pada beberapa komoditas pangan.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.