Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Pengunjung mengamati miniatur ogoh-ogoh dalam Pameran Caka1943 di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Bali, Minggu (7/3/2021). Pameran yang digelar pada 7-30 Maret 2021 dengan tajuk "Eksistensi Seni Di Masa Pandemi" tersebut untuk memperingati Hari Raya Nyepi Caka 1943 sekaligus memberi ruang berkreativitas bagi perajin seni dalam situasi pandemi Covid-19./Antara-Nyoman Hendra Wibowo.
Harianjogja.com, DENPASAR - Hari raya Nyepi jatuh pada Minggu (14/3/2021). Pemerintah Provinsi Bali memutuskan untuk tetap menyalakan jaringan internet, dan hanya mematikan jaringan data seluler dan Internet Protokol Television (IPTV).
Tetap dihidupkannya jaringan internet saat hari raya Nyepi karena pandemi Covid-19 dimana informasi berkaitan dengan Covid-19 dan kondisi masyarakat Bali harus tetap terpantau. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra menjelaskan jika kebijakan tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya.
"Kami hanya mematikan data seluler dan IPTV, jaringan internet wifi tetap hidup karena masih suasana pandemi Covid-19," jelasnya melalui rilis, Minggu (7/3/2021).
Baca juga: Perbaikan Dermaga Sadeng Telan Biaya Rp1,5 Miliar
Jaringan internet Wifi (wireless fidelity) akan dihidupkan mulai dari gedung pemerintahan, gedung-gedung vital seperti rumah sakit, kantor polisi, hingga rumah-rumah penduduk.
"Sedangkan untuk IPTV dan jaringan seluler kami telah bersurat ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memohon agar dimatikan selama nyepi," jelasnya.
Dewa Indra menjelaskan walaupun Wifi tetap bisa diakses, Pemprov Bali melarang adanya siaran maupun relay siaran apapun selama catur brata penyepian masih berlangsung. Nyepi sendiri akan dimulai Minggu (14/3/2021) pukul 06.00 wita hingga Senin (15/3/2021) pukul 06.00 Wita.
Baca juga: Peradi Didorong Bangun Desa Sadar Hukum
"Kami telah menandatangani nota kesepahaman tiga lembaga, Komisi Penyiaran Daerah Bali, Pemprov Bali dan DPRD untuk melarang siaran dalam bentuk apapun selama hari raya nyepi," ujar Dewa Indra.
Keputusan Wifi tetap menyala dan jaringan seluler serta IPTV dimatikan merupakan jalan tengah yang diambil pemerintah dan majelis keagamaan di Bali.
"Keputusan ini untuk menciptakan masyarakat tetap melaksanakan hari raya nyepi dengan khusyu, tetapi pandemi Covid-19 bisa terkendali," ujarnya.(K48)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.