Ukraina Butuh Rp101 Triliun per Bulan untuk Pemulihan akibat Perang
Ukraina membutuhkan dana pemulihan sekitar US$5 miliar - US$7 miliar atau sekitar Rp72 triliun hingga Rp101 triliun per bulan.
Aparatur sipil negara berfoto bersama seusai mengikuti upacara peringatan HUT ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), di Monas, Jakarta, Rabu (29/11)./ANTARA-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah akan merekrut 300.000 aparatur sipil negara (ASN) dan satu juta tenaga pengajar atau guru pada tahun ini.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah akan memulai lagi rekrutmen ASN melalui dua kebijakan penting yakni pertama, satu juta guru melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Kedua, kita juga akan merekrut 300.000 ASN lainnya, baik melalui skema ASN maupun PPPK, melalui jalur reguler yang setiap tahun dibuka,” katanya dalam Rakornas Penyederhanaan Birokrasi dan Pengadaan Calon ASN Tahun 2021 pada Kamis (4/3/2021).
Pembukaan formasi ini dilakukan melalui pendekatan kebutuhan instansi dengan mempertimbangkan alokasi SDM sesuai dengan keahlian yang diperlukan dan menggantikan ASN yang sudah pensiun.
Sebagai informasi, skema ASN dan PPPK memiliki kedudukan, tugas dan tanggung jawab yang setara dalam pelayanan publik. Kendati demikian, ASN lebih difokuskan pada pembuatan keputusan atau kebijakan melalui posisi manajerial.
Sementara itu, PPPK bakal fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan mendorong percepatan peningkatan profesionaltas serta kinerja instansi pemerintah.
Di negara maju, skema PPPK diterapkan untuk merekrut tenaga profesional dalam jabatan-jabatan tertentu. Sesuai Peraturan Presiden No. 38/2020 terdapat 147 jabatan fungsional yang dapat diisi oleh PPPK, termasuk di dalamnya jabatan fungsional guru.
Untuk itu, Wapres mendorong perbaikan sistem rekrutmen untuk memperoleh tenaga ASN yang berintegritas.
“Agar pemerintah benar-benar memperoleh talenta-talenta terbaik bangsa, bibit-bibit SDM ASN Unggul yang mampu mewujudkan birokrasi kelas dunia,” tandas Wapres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ukraina membutuhkan dana pemulihan sekitar US$5 miliar - US$7 miliar atau sekitar Rp72 triliun hingga Rp101 triliun per bulan.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.