Harga Beras Naik Meski Stok Melimpah, Ini Penyebabnya
Harga beras terus naik meski stok melimpah. Pengamat ungkap penyebab utama dari mahalnya gabah hingga distribusi belum optimal.
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada para pegadang di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu 17 Februari 2021./Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan kematian dua tenaga kesehatan setelah disuntik vaksin Covid-19 tak ada hubungannya dengan efek vaksin.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengatakan ada beberapa nakes yang setelah mendapat vaksin, baik dosis pertama dan kedua, kemudian positif Covid-19 bahkan meninggal.
“Dari laporan sementara KIPI [Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi], bahwa semua kejadian itu tidak terkait dengan vaksin Covid-19,” tegas Nadia saat mengisi HUT Radio Kesehatan Kemenkes, Selasa (23/2/2021).
Hal itu, menurutnya karena untuk membentuk antibodi membutuhkan waktu, dan ini sudah diketahui saat uji klinis.
Salah satu informasi yang disampaikan pada saat uji klinis adalah antibodi optimal akan muncul setelah 28 hari seusai penyuntikkan dosis kedua.
“Jadi kita itu masih mungkin terpapar Covid-19 semasa periode tersebut. Artinya kekebalan tubuh itu baru akan terjadi optimal setelah 28 hari penyuntikkan kedua,” imbuh Nadia.
Adapun, dalam kondisi pandemi, penularan masih tinggi, sehingga risiko tertular sangat tinggi.
Dengan vaksinasi ditambah upaya pencegahan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) termasuk menghindari kerumunan harus tetap kita laksanakan walaupun sudah dapat vaksin, apalagi baru hanya dapat dosis pertama.
“Sampai nanti situasi pandemi dinyatakan selesai kita bisa tidak lagi menerapkan 3M. kan kita sebut pandemi karena situasinya penyebaran sangat cepat, orang mudah sakit karena virusnya sedang banyak beredar di sekitar kita,” imbau Nadia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga beras terus naik meski stok melimpah. Pengamat ungkap penyebab utama dari mahalnya gabah hingga distribusi belum optimal.
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.