Geger Boyolali! Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Dapur
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Ilustrasi penis/alat kemaluan-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Maksud hati ingin menyenangkan pasangan dengan memperbesar alat kemaluan, seorang pria di Thailand berujung operasi.
Seorang pria di Thailand dilarikan ke rumah sakit karena keluhan yang tak umum, yaitu cincin tersangkut di alat kelaminnya. Ia bereksperimen dengan cincin baja untuk memperbesar kemaluan, namun gagal.
Menyadur The Sun Sabtu (20/2/2021), pria ini mengatakan kepada dokter bahwa ia terlalu bersemangat menemukan teman kencan untuk menghabiskan malam Valentine.
Untuk mengesankan teman wanitanya, ia berencana memperbesar kemaluan dengan cara memasukkan cincin ke batang alat kelamin agar darah masuk ke kelenjar.
BACA JUGA: Berhasil Diketahui, Kubah Lava Kedua Gunung Merapi Ternyata Lebih Besar dari Sebelumnya
Ia memasukkan mur baja ukuran 3 cm dengan bantuan baby oil. Tapi, kelaminnya justru bengkak keesokan hari. Pria ini lantas dilarikan ke rumah sakit di ibu kota.
"Saya takut kelaminnya diamputasi. Bengkaknya sangat besar hingga saya pikir itu akan meledak."
Petugas medis langsung bekerja dengan alat-alat yang tak biasa ditemui di rumah sakit, seperti tang berbagai ukuran, gerinda hingga lempengan besi untuk melindungi alat vital.
Pria ini meringis kesakitan di ranjang rumah sakit saat dokter mulai menggunakan gerinda untuk memotong cincin. Butuh waktu sekitar 60 menit untuk bisa membebaskan kelaminnya dari baja itu.
Setelah berhasil memotong cincin, ia diberi antibiotik dan krim antiradang untuk mengurangi pembengkakan.
"Biasanya cincin hanya tersangkut di jari, jadi sangat mengejutkan ketika melihat itu tersangkut di alat vital," ujar Winnai Pong, salah satu staf medis yang terlibat.
"Kami tidak khawatir ketika memotong mur, karena itu pakai teknik yang sama dengan cincin di jari, tapi kami hanya khawatir tentang rasa sakit yang akan dialami pria itu saat melepaskannya."
Dokter mengatakan kecelakaan itu tidak meninggalkan kerusakan permanen dan kelaminnya akan berfungsi normal setelah istirahat beberapa minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.