KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi penis/alat kemaluan-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Maksud hati ingin menyenangkan pasangan dengan memperbesar alat kemaluan, seorang pria di Thailand berujung operasi.
Seorang pria di Thailand dilarikan ke rumah sakit karena keluhan yang tak umum, yaitu cincin tersangkut di alat kelaminnya. Ia bereksperimen dengan cincin baja untuk memperbesar kemaluan, namun gagal.
Menyadur The Sun Sabtu (20/2/2021), pria ini mengatakan kepada dokter bahwa ia terlalu bersemangat menemukan teman kencan untuk menghabiskan malam Valentine.
Untuk mengesankan teman wanitanya, ia berencana memperbesar kemaluan dengan cara memasukkan cincin ke batang alat kelamin agar darah masuk ke kelenjar.
BACA JUGA: Berhasil Diketahui, Kubah Lava Kedua Gunung Merapi Ternyata Lebih Besar dari Sebelumnya
Ia memasukkan mur baja ukuran 3 cm dengan bantuan baby oil. Tapi, kelaminnya justru bengkak keesokan hari. Pria ini lantas dilarikan ke rumah sakit di ibu kota.
"Saya takut kelaminnya diamputasi. Bengkaknya sangat besar hingga saya pikir itu akan meledak."
Petugas medis langsung bekerja dengan alat-alat yang tak biasa ditemui di rumah sakit, seperti tang berbagai ukuran, gerinda hingga lempengan besi untuk melindungi alat vital.
Pria ini meringis kesakitan di ranjang rumah sakit saat dokter mulai menggunakan gerinda untuk memotong cincin. Butuh waktu sekitar 60 menit untuk bisa membebaskan kelaminnya dari baja itu.
Setelah berhasil memotong cincin, ia diberi antibiotik dan krim antiradang untuk mengurangi pembengkakan.
"Biasanya cincin hanya tersangkut di jari, jadi sangat mengejutkan ketika melihat itu tersangkut di alat vital," ujar Winnai Pong, salah satu staf medis yang terlibat.
"Kami tidak khawatir ketika memotong mur, karena itu pakai teknik yang sama dengan cincin di jari, tapi kami hanya khawatir tentang rasa sakit yang akan dialami pria itu saat melepaskannya."
Dokter mengatakan kecelakaan itu tidak meninggalkan kerusakan permanen dan kelaminnya akan berfungsi normal setelah istirahat beberapa minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.