Seorang Tukang Batu Terima Rp3,2 Miliar dari Proyek Tol Jogja-Solo
Jumadi Jayadi Raharja, seorang tukang batu dari Desa Senden, Kecamatan Ngawen, menerima uang ganti rugi (UGR) Rp3,2 miliar dari proyek Tol Jogja-Solo, Rabu (12/1/2022).
Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KLATEN—Perlintasan kereta api (KA) di barat Stasiun Klaten resmi ditutup secara permanen, Selasa (9/2/2021). Penutupan akan diikuti pengalihan arus ke arah Klasis dan Srago.
Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Sudiyarsono, mengatakan penutupan jalan pintu lintasan (JPL) 280 tersebut sebagai imbas beroperasinya kereta rel listrik (KRL Jogja-Solo), 10 Februari 2021.
BACA JUGA: Terbangkan Drone untuk Pantau Kerusakan Hutan Merapi Belum Bisa Dilakukan Waktu Dekat
Perjalanan KRL Solo-Jogja berjumlah 20 perjalanan setiap harinya. KRL Jogja-Solo akan berhenti di 11 stasiun. Masing-masing, Stasiun Jogja, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan. Waktu tempuh KRL rata-rata mencapai 68 menit. Kecepatan maksimal KRL mencapai 90 kilometer/jam. Tarif satu kali perjalanan senilai Rp8.000.
"Hari ini, kami akan menggelar rapat terkait rencana penutupan perlintasan KA di barat Stasiun Klaten," kata Sudiyarsono kepada JIBI, Senin (8/2/2021).
Sudiyarsono mengatakan penutupan perlintasan KA di barat Stasiun Klaten secara permanen dipastikan memberikan dampak arus lalu lintas di beberapa jalan di sekitar stasiun. Hal itu seperti Jl. Seruni, Jl. Borobudur, Jl. Halmahera, dan Jl. Samanhudi.
"Perubahannya di antaranya waktu siklus traffic light di Klasis," katanya.
BACA JUGA: Kulonprogo Minta Aturan PTKM Lebih Detail, Bukan Sekadar Pembatasan Jam Malam
Rencana penutupan perlintasan KA di JPL 280 atau di barat Stasiun Klaten, Selasa (9/2/2021) itu juga sudah disosialisasikan pengelola stasiun dan pengelola KRL Jogja-Solo.
"Kami juga memasang lima spanduk terkait penberitahuan itu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres Klaten dan Pemkab Klaten," kata Kepala Stasiun Klaten, Sutopo.
Tiket KRL Jogja-Solo menggunakan kartu multi trip (KMT) dari KAI Commuter atau pun kartu uang elektronik dari bank, yakni E-money Mandiri, Flazz BCA, BRIZZI, dan BNI Tap Cash. KMT dijual di seluruh stasiun senilai Rp30.000. Hal itu sudah termasuk saldo Rp10.000. Dengan adanya KRL Solo-Jogja, kereta rel diesel (KRD) Prambanan Ekspres (Prameks) relasinya diubah ke Kutoarjo-Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumadi Jayadi Raharja, seorang tukang batu dari Desa Senden, Kecamatan Ngawen, menerima uang ganti rugi (UGR) Rp3,2 miliar dari proyek Tol Jogja-Solo, Rabu (12/1/2022).
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.