Gencatan Senjata 4 Hari Hamas-Israel Dimulai Hari Ini, Berikut Hasil Kesepakatannya
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Ilustrasi orang sedang memegang ponselnya dengan latar belakang logo Twitter./Reuters-Kacper Pempel
Harianjogja.com, JAKARTA – Isu politik perihal Abu Janda menjadi trending di Twitter, Sabtu (30/1/2021).
Dua isu politik lain yang sedang trending di Twitter Indonesia adalah tagar #TangkapPermadiArya dan Bu Susi. Tagar #TangkapPermadiArya mencapai 24.400 twit pada Sabtu pagi.
Berdasarkan pantauan, banyak akun Twitter yang membahas topik Abu Janda. Berikut beberapa hasil pantauan di Twitter, Sabtu (31/1/2021) pagi:
BACA JUGA : Pekerjaannya Tak Diketahui, Kolom Surat Pelaporan Polisi untuk Abu Janda Ramai
Lambe Waras @abu_waras:Geger!, Dari Banyak Partai di DPR Hanya PDIP dan PSI Yang Tidak meneriakan Proses Hukum Terhadap Abu Janda, Padahal Abu Janda Sangat Mengoyak Persatuan dan Kebhinekaan. Mengapa Partai Yang Mengaku Paling Pancasila Malah Mendukung Prilaku Rasisme yang anti Kebhinekaan? Ada apa?
@HisyamMochtar:Orang2 NU dari daerah sampe pusat pada menuntut Abu Janda diproses secara hukum. Jika dia dianggap mengobok2 Islam, kenapa baru sekarang hebohnya?
@ZAEffendy:Setelah lakukan konsolidasi dengan Ormas2 Kepemudaan (HMI-KAMMI- HIMA Persis). Kemarin, 29/1: DPP KNPI kembali laporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri atas dugaan PENISTAAN AGAMA terkait cuitan "Islam sebagai agama pendatang dan arogan".
BACA JUGA : Hina Fisik Warga Papua, Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim
@dyasbp:ada buzzer namanya abu janda aja udah aneh, nama buzzer yg proper itu ya cuma triomacan2000
@ZAEffendy:Ketua BKN/aktivis NU, Ustadz Rakhmad Zailani Kiki mengecam pernyataan Permadi Arya alias Abu Janda tentang "#Islam sebagai agama pendatang," adalah offside, kontra-produktif, provokatif, dan blunder. Belum paham adab, sopan santun. #Nalar kan!
@achmawardii:asik seru juga liat bu susi menyerukan buat gasak abu janda. liat aja ah gimana kelanjutannya.
Sebelumnya, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak publik berhenti mengikuti atau unfollow akun media sosial Permadi Arya alias Abu Janda. Dia menyebut sosok tersebut selalu menyinggung perasaan publik.
Melalui akun Twitternya, Susi mengatakan bahwa sudah saatnya publik menghentikan ocehan Abu Janda. Terlebih beberapa pernyataannya disampaikan di masa pandemi yang justru malah menyinggung perasaan publik.
“Saya pikir saatnya dihentikan ocehan-ocehan model seperti ini yang selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya di masa sulit pandemi, hal-hal yang tidak positif dibiarkan.” tulisnya, Jumat (29/1/2021).
BACA JUGA : Abu Janda Sorot Cara Anies Sembelih Sapi, Warganet: Jagal
Susi pun mengajak masyrakat untuk tidak mempedulikan lagi ocehan-ocehan orang seperti Abu Janda.
“Ayo kita unfollow, dan jangan perdulikan lagi orang-orang seperti ini. Salam sehat & damai,” kata Susi.
Menurut Susi, berhenti mengikuti Abu Janda di sosial media bakal berguna untuk kedamaian dan kesehatan semua orang. “Ayo unfollow untuk kedamaian dan kesehatan kita semua .. ayo ayo !!!!” tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 18 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.