Harga Minyak Melambung Tembus US$100, Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik
Harga minyak dunia menembus US$100 per barel. Bahlil memastikan harga BBM subsidi tetap dan pemerintah siap menambah anggaran subsidi.
Ilustrasi pesawat maskapai Sriwijaya Air. /Antara-Suriani Mappong
Harianjogja.com, JAKARTA- Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri menghentikan pencarian Pesawat Sriwijaya Air PK CLC nomor penerbangan SJ 182 di sekitar perairan Pulau Laki dan Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta pada Minggu (10/1/2021) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
"Kita lihat sudah mulai mendung dan tiupan angin juga cukup cepat, nanti kita lihat paling tidak pada pukul 15.00 WIB ini," kata Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Yassin Kosasih di Kapal Polisi Bisma 8003, Minggu siang.
Namun apabila cuaca kembali normal, kata Yassin, pencarian bisa berlanjut hingga pukul 17.00 WIB.
Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri mengerahkan total 64 personel penyelam untuk menyisir hingga ke dalam laut.
Baca juga: Cerita Warga Saat Pesawat Sriwijaya Air Jatuh: Kami Kira Itu Suara Petir
Sedangkan penyisiran di permukaan laut menggunakan enam kapal pendukung di antaranya KP. Bisma yang merupakan Kapal Patroli milik Ditpolair Korpolairud yang turut membantu pencarian korban dan serpihan pesawat Sriwijaya Air.
Kapal Polisi (KP) Kolibri - 4015, KP. Kasturi - 6002, KP. Elang Laut - 2003, KP. Pelatuk - 3013, KP. Sundaicus - 2001 dan KPC - 2004 serta tiga Kapal Patroli dari Ditpolairud Polda Metro Jaya.
Polairud juga dibantu dengan alat robotik yang berkemampuan menyelam sampai kedalaman 300 meter.
Baca juga: Polda Kalbar Kumpulkan 10 Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ182
"Tadi sudah kita coba dan kita bawa ke lokasi yang dilakukan penyelaman. Jam 10.00 WIB, kami ada sekitar 20 orang penyelam yang kita kirim di sekitar Pulau Laki kurang lebih 2 jam kita menyelam di kedalaman sekitar 20 meter," katanya.
Untuk pemantauan via udara dikerahkan dua unit armada helikopter untuk memantau kondisi permukaan air laut.
Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan diperkirakan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.
Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Harga minyak dunia menembus US$100 per barel. Bahlil memastikan harga BBM subsidi tetap dan pemerintah siap menambah anggaran subsidi.
Juicy Luicy menjelaskan alasan batal tampil di festival musik Batam, mulai pelunasan honor, tiket, penginapan hingga biaya bagasi.
Nathan Tjoe-A-On tampil penuh 90 menit saat Willem II menahan AZ Alkmaar 1-1 pada pekan keenam Liga Belanda.
Loket Pajak Kendaraan hadir di Teras Malioboro Beskalan, Sabtu 12 September 2026. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan STNK tahunan.
Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu terasa hingga Jogja. Daryono menjelaskan penyebab, karakter gempa dalam, dan potensi gempa susulan.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.