Gencatan Senjata 4 Hari Hamas-Israel Dimulai Hari Ini, Berikut Hasil Kesepakatannya
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Karni Ilyas./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Program televisi Indonesia Lawyers Club (ILC) akan tayang di platform digital, menyusul telah berakhirnya kesepakatan kerja sama ILC dengan TvOne untuk periode tahun 2020. TvOne dalam siaran pers, Selasa (15/12/2020) malam, menyatakan bahwa Indonesia Lawyers Club (ILC) adalah "brand and program televisi" yang Hak Cipta dan Hak Siarnya dimiliki oleh pihak independen, bukan dimiliki oleh tvOne.
"Program ILC yang selama ini tayang di tvOne adalah hasil kerja sama yang didasari oleh kesepakatan antara tvOne dan pemilik hak siar ILC," demikian pernyataan tertulis TvOne.
BACA JUGA : Manajemen tvOne Jelaskan soal Cabutnya Program ILC
"Sehubungan dengan telah berakhirnya kerja sama kesepakatan untuk periode tahun 2020, dan dalam rangka mengembangkan tayangan ILC ke depan, serta dalam mengantisipasi era digital yang akan terus bertumbuh ke depan, maka telah disepakati bahwa program ILC ke depannya akan ditayangkan di platform digital," sambung pernyataan itu.
Pihak tvOne dan pemegang hak siar ILC sama-sama memandang bahwa program ILC memiliki potensi untuk dapat berkembang lebih pesat lagi di platform digital.
Beberapa indikator yang mendukung keputusan itu adalah jumlah subscribers pada kanal Indonesia Lawyers Club pada suatu platform digital terkemuka mencapai lebih dari 4 juta pemirsa, dengan jumlah rata-rata views per bulan mencapai lebih dari 50 juta tayangan.
“Pada saat ini platform digital telah menjadi salah satu media utama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat atas sebuah informasi, termasuk informasi berita. Ke depannya, fenomena itu akan menjadi lebih dominan lagi.”
BACA JUGA : Rizal Ramli Tuding Pemerintahan Jokowi Penyebab
TvOne berharap tayangan ILC di platform digital akan terus berkembang dan menjadi tayangan yang selalu dinanti oleh masyarakat.
Karni Ilyas mengumumkan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (15/12/2020) adalah episode terakhir. Hal ini dia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya, @karniilyas.
Karni sebagai pembawa acara pun meminta maaf kepada para penontonnya.
“Dear Pencinta ILC: Sekalian kami umumkan edisi ini adalah episode terakhir akhir tahun ini dan merupakan episode perpisahan. Sebab mulai tahun depan berdasarkan keputusan manajemen TV One, ILC dicutipanjangkan sementara waktu. Mohon maaf sebesar-besarnya kepada Pencinta ILC,” demikian pernyataan lengkap Karni.
Tweet tersebut pun menjadi sorotan warganet. Beberapa warganet menyanyangkan berakhirnya program ILC, tetapi ada juga yang mendukung ILC dihentikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.